Diduga Kabur Saat Razia Polisi, Remaja di Magelang Tenggelam dan Ditemukan Meninggal Dunia
- calendar_month Sen, 29 Sep 2025

Proses evakuasi remaja yang tenggelam usai kabur dari razia Polisi_foto ist
BNews—MAGELANG— Tim gabungan dari Basarnas Kabupaten Magelang dan Search and Rescue (SAR) berhasil menyelesaikan misi pencarian seorang remaja yang tenggelam di Kali Bolong, Kelurahan Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
Remaja tersebut bernama Dandy Pratama (22), warga Kalikambang, Kota Magelang. Koordinator Unit Siaga Basarnas Borobudur, Basuki, menjelaskan pada Selasa (23/9) sekitar pukul 15.00 WIB pihaknya menerima laporan adanya seorang anak yang diduga terpeleset di aliran Sungai Bolong.
“Setelah mendapat informasi tersebut, tim Basarnas bersama tim SAR langsung menuju ke lokasi dan melakukan penilaian situasi. Karena kondisi yang sudah mulai gelap, kami memutuskan untuk melanjutkan proses pencarian pada Rabu (24/9),” ujar Basuki.
Pada Rabu (24/9) pukul 08.00 WIB, proses evakuasi kembali dimulai dengan fokus pencarian dan penyelaman di lokasi kejadian serta penyisiran darat.
“Korban berhasil ditemukan pada pukul 08.45 WIB di kedalaman sekitar empat meter,” ungkap Basuki.
Setelah ditemukan, korban segera dibawa ke RSUD Tidar Kota Magelang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Basuki menambahkan, salah satu kendala utama selama proses evakuasi adalah minimnya informasi terkait kejadian tersebut. Hal ini disebabkan karena hanya ada satu saksi yang tidak menyaksikan langsung saat korban terpeleset ke sungai.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Sementara itu, Kapolsek Secang AKP Kamidi mengungkapkan kronologi awal kejadian. Menurutnya, insiden ini berawal ketika korban bersama rekannya sedang mengonsumsi minuman keras di area persawahan Dusun Pabelan pada Senin (22/9) sekitar pukul 22.00 WIB.
“Ketika melihat ada mobil patroli dari kepolisian, korban Dandy bersama temannya berlari menuju arah sungai Bolong,” jelas Kamidi.
AKP Kamidi melanjutkan bahwa rekan Dandy tidak melihat secara langsung saat Dandy melompat ke sungai.
“Saksi hanya mendengar suara benda jatuh ke air tetapi tidak melihat posisi jatuhnya apakah di irigasi atau sungai Bolong,” tambah Kamidi.
Pada Selasa (23/9) siang, pihak kepolisian menerima laporan tentang orang tenggelam di Sungai Bolong. Saat ditemukan tim SAR gabungan, kondisi Dandy sudah meninggal dunia dan langsung dibawa ke RSUD Tidar Kota Magelang; untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian saat berada di sekitar kawasan sungai, terlebih ketika melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Kawasan Kali Bolong kerap menjadi lokasi berkumpul bagi anak muda setempat untuk bersantai atau melakuka;n kegiatan berisiko seperti konsumsi minuman keras.
Proses evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan juga menunjukkan koordinasi baik antarunsur terkait dalam menyelesaikan tugas pencarian dan penyelamatan.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan dan arahan pihak berwenang agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan. (*/banyumasekspres)
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani




Saat ini belum ada komentar