Diduga Meninggal Karena Covid, Kades Di Magelang Tak Dimakamkan Petugas

BNews–MUNTILAN– Kepala Desa Adikarto Kecamatan Muntilan Magelang, atas nama Abdullah Umar, 56, meninggal dunia pasa Senin malam kemarin (21/12/2020). Almarhum dimakamkan secara protokol kesehatan pada Selasa dini hari (22/12/2020).

Almarhum diketahui meninggal dunia di RSIA Muntilan pada Senin malam sekitar pukul 20.00 wib. Kades tersebut dimakamkan di TPU Dusun Temanen Desa Adikarto pada pukul 01.00 wib.

Hal tersebut disampaikan oelh Kepala Dusun Temanen Hermanto Adiputro saat dihubungi Borobudurnews.com Kamis sore (24/12/2020). Ia mengatakan almarhum positif covid-19.

“Pak Kades menurut informasi yang sama dapat meninggal dunia dengan status positif covid-19. Sehingga pemakaman dilakukan secara protokol kesehatan,” katanya.

Namun yang disayangkan, kata Hermanto saat proses pemakaman tidak ada petugas atau dinas terkait yang datang untuk membantu pemakaman. Padahal almarhum dalam kondisi positif covid-19.

“Saat itu jenazah sudah dalam peti mati dibawa dengan ambulance RSIA kerumah duka. Namun peti mati tidak diturunkan hanya disholatkan dari luar mobil. Kemudia ambulan berisi jenazahnya langsung menuju tempat pemakaman,” imbuhnya.

Mirisnya lagi, lanjutnya dengan terpaksa pemakaman dilakukan oleh enam warga Temanen termasuk dirinya (Kadus). “Sebelum pemakaman pak camat yang hadir malam itu membantu mencari Alat Pelindung Diri (APD). Dan kami disuruh mengambil di Puskesmas tetapi APD yang ada tidak lengkap, tidak ada pelindung mata. Jadi ya tetap kita makamkan jenazah Pak Kades,” paparnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Setelah kejadian tersebut, sambungnya warga Temanen Adikarto menjadi resah. Pasalnya setelah prosesi pemakaman tidak ada petugas kesehatan yang datang untuk tracking atau memeriksa.

“Kami khawatir tertular covid, termasuk saya sendiri yang ikut memakamkan dengan APD seadanya. Warga juga resah mengetahui hal tersebut,” tegasnya.

Hermanto berharap petugas dari dinas terkait untuk turun ke kampungnya untuk melakukan tracking dan pemeriksaan kepada warga yang kontak dengan jenazah Kades Adikarto. “Ya semoga dinas terkait segera turun kesini agar warga tidak semakin resah,” harapnya.

Perlu diketahui, hingga saat ini Kantor Desa Adikarto juga ditutup sementara. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: