Wali Kota Magelang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 dan Canangkan BBGRM
- calendar_month 5 menit yang lalu

Pembukaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 tingkat Kota Magelang, sekaligus mencanangkan BBGRM Tahun 2026, di Lapangan Candi Nambangan, Rabu (22/4/2026). (foto: Prokompim Kota Magelang)
BNews–MAGELANG– Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 tingkat Kota Magelang. Sekaligus mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2026, di Lapangan Candi Nambangan, Rabu (22/4/2026).
Damar menyampaikan apresiasi atas dimulainya program TMMD yang menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam semangat gotong royong untuk pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Di sinilah TNI, pemerintah, dan masyarakat bersatu, bersinergi dalam satu tujuan mulia, yakni membangun dan memperkuat tali persatuan,” ujar Damar.
Program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Kota Magelang akan difokuskan pada pembangunan pagar serta perbaikan akses jalan menuju makam di wilayah RT 04 RW 18, Kelurahan Rejowinangun Utara. Meski terlihat sederhana, pembangunan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain kegiatan fisik, TMMD juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan, penguatan wawasan kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Lebih lanjut, Damar menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi anggaran antara Pemerintah Kota Magelang dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang harus dipertanggungjawabkan melalui hasil pembangunan yang berkualitas, transparan, dan akuntabel.
“Saya mengajak kita semua bersama-sama mengawal agar setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan standar kualitas terbaik, transparan dan rasa tanggung jawab,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Damar juga mencanangkan BBGRM Tahun 2026 yang akan dilaksanakan serentak di seluruh kelurahan. Gerakan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong sebagai kekuatan utama dalam pembangunan dan kehidupan bermasyarakat.
Dengan dimulainya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 dan pencanangan BBGRM, diharapkan pembangunan di Kota Magelang semakin inklusif, partisipatif,dan berkelanjutan. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar