Diduga Teroris, 3 Warga Klaten Diringkus Densus 88

BNews—KLATEN— Tiga orang warga Klaten diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Ketiganya diduga terlibat jaringan teroris.

Ketiga warga tersebut beinisial S, 51, warga Desa Bono, Kecamatan Tulung, SH, 41, warga Desa Cetan, Kecamatan Ceper dan MR, 49, warga Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan.

Kepala Desa Bono Bakdiono membenarkan ada salah satu warganya yang diamankan aparat.

“Kemarin subuh ada penangkapan terduga teroris. Kemudian sorenya ada penggeledahan dari Densus, Polres, ada Kodim juga,” ujar Bakdiono di Klaten, Sabtu (3/4/2021). Dilansir dari Inews.

Dia menyebut, identitas warganya yang diamankan berinisial S. Meski asal Desa Bono, namun S sudah lama tidak tinggal di rumahnya tersebut.

“Dia asli warga saya, domisili dan rumah aslinya memang di situ, tetapi sudah lama pergi. Namun beberapa tahun terakhir dia kembali ke kampung halaman semenjak ayahnya meninggal dunia,” katanya.

Disinggung mengenai keseharian S, Bakdiono mengatakan selama ini tidak ada aktivitas mencurigakan yang dilakukan S dan keluarganya. Dia menyebut, S sebagai seorang pendakwah dari masjid ke masjid yang ada di sekitar desa setempat.

“Dia bermasyarakat, kan memang orang situ. Bahkan selama pergi, KK-nya tetap beralamat di sini. Kami dari pemerintah maupun warga tidak curiga kalau ternyata dia jadi terduga,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bakdiono mengungkapkan S bersama istri juga mendirikan Yayasan Rumah Tahfizqhul Quran (RTQ). Kemudian mengenai penggeledahan di rumah S, dia mengaku melihat polisi membawa sejumlah barang bukti.

“Saya kebetulan tidak ikut masuk, yang masuk mewakili pemerintah desa sekretaris saya. Kan untuk kebutuhan mewakili penandatanganan berita acara,” katanya.

Terkait penangkapan tersebut, Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu memastikan adanya operasi polisi terhadap tiga orang terduga teroris.

“Iya, kemarin ada penangkapan dan penggeledahan di tiga tempat di Klaten,” katanya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: