Diiming-imingi Pekerjaan, Remaja Asal Muntilan Magelang Jadi Korban Pelecehan Sesama Jenis

BNews—JOGJAKARTA— Seorang remaja berinisial RC, 17, warga Muntilan, Kabupaten Magelang, diduga menjadi korban pencabulan. Yang menjijikkan, alat vital korban digeranyangi oleh terduga pelaku, NN, 30, yang kemungkinan besar merupakan seorang homoseks.

Polres Sleman yang mendapat laporan sudah mengamankan terduga pelaku yang merupakan warga Kalurahan Bumijo, Kemantren Jetis, Kota Jogjakarta. ”Pria berinisial NN sudah diamankan polisi,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana dalam jumpa pers, Selasa, (26/10).

”Kasus dugaan pencabulan ini dilakukan modus mengiming-imingi korban pekerjaan dan tempat pengiapan gratis,” lanjutnya.

Kejadian bermula saat korban RC berkenalan dengan pelaku di media sosial Facebook. Saat itu pelaku memposting info lowongan pekerjaan di Facebook.

Dalam perbincangan online, pelaku mengiming-imingi gaji Rp1,8 juta dan menyediakan tempat tinggal kos. Selain itu, pelaku menjanjikan akan memperkerjakan korban ke counter handphone. Korban pun tertarik dengan iming-iming tersebut.

Selanjutnya pelaku menyuruh korban berangkat di terminal Jombor, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Pelaku sudah menunggu di lokasi tersebut.

Setelah bertemu keduanya menuju sebuah apartemen dan korban disuruh menginap selama satu malam. ”Keesokan harinya baru di antar ke tempat pekerjaannya,” terangnya.

Namun, saat korban sedang tidur, pelaku beraksi. Pelaku menggeranyangi korban, mencium dan memegang alat kelaminnya pada Selasa (12/10).

Tidak terima dengan perlakuan itu, korban lalu melaporkan apa yang dialami ke polisi. Petugas menindaklanjuti laporan dan mengamankan tersangka setelah kakaknya sendiri menyerahkannya ke Polres Sleman.

”Atas perbuatannya, tersangka terancam pasal 82 UU RI 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Barang bukti yang diamankan yakni; kondom, pelumas dan pakaian,” pungkasnya. (ifa/han)

Sumber: Baca Jogja

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: