Dimabuk Kecubung, Garong di Jogja Kuras Harta Rival Bisnis Sewa Angkut Barang

BNews—JOGJAKARTA— Gegara sakit hati, BS, 35, tega melakukan pencurian dengan kekerasan. Pria 35 tahun asal Gedangsari Gunungkidul ini nekat mencelakai dan menguras harta korban, Asnapi, warga Kalasan Sleman saat tak sadarkan diri akibat efek kecubung.

Sebelum mengambil barang berharga dan uang, pelaku lebih dulu memberikan minuman yang sudah dicampur kecubun. Hingga korban oleng tak sadarkan diri.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Sleman Ipda Leonard Vanangian Hutajuru menyampaikan, pelaku diketahui berprofesi yang sama dengan korban. Dan mangkal di sekitar Jalan Kaliurang, Sleman.

Namun lantaran jasa angkut milik korban ditawarkan dengan harga yang lebih murah, membuat BS merasa sepi order dan jengkel. Dalam kondisi gelap mata, BS menghubungi korban dengan berpura-pura menyewa jasa angkutnya.

”Pelaku pura-pura pesan jasa angkut untuk mengirimkan barang ke Purwokerto kemudian korban mendatangi rumah pelaku. Sesampai di rumah pelaku, korban diberikan minuman. Tidak berapa lama kemudian korban tidak sadarkan diri,” terang Leonardo, Selasa (15/6).

Korban baru sadar setelah berada di dalam mobil di wilayah Prambanan Sleman dalam kondisi tangan terikat. Berhasil lolos dari ikatan, korban langsung mengambil alih kemudi dan meninggalkan pelaku kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.

Tak hanya melukai korban dan membuatnya tak sadatkan diri, ternyata pelaku juga mengambil uang Rp500 ribu dan HP. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengamankan pelaku saat berada di kosan daerah Klaten.

Saat dimintai keterangannya, BS mengakui perbuatan itu dilakukan lantaran sakit hati dengan korban. Alasannya sepele karena memasang tarif lebih murah.

”Niat awal untuk memberikan pelajaran terkait persaingan bisnis, tapi akhirnya melakukan tindak pidana. Saat kejadian, korban tidak sadarkan diri setelah minum minuman yang dicampur kecubung oleh tersangka,” tegasnya.

Atas perbuatannya, pelaku kami jerat Pasal 365 KUHP ancaman sembilan tahun kurungan penjara. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: