Warga Jogja Dikagetkan Suara Mirip Kuntilanak, Ternyata….

BNews—BANTUL— Warga Payaman Desa Girirejo Kecamatan Imogiri Bantul dikagetkan dengan suara mirip kuntilanak tengah malam, beberapa hari lalu. Suara itu muncul dan membuat takut warga.

Sebagian warga mengatakan bahwa suara tersebut berasal dari binatang. Namun ada warga yang menganggap suara tersebut mirip jeritan kuntilanak.

Kepala Dukuh Payaman, Mindarto, mengungkapkan, bahwa dirinya mendapatkan laporan tersebut dari grup WhatsApp. Tetapi hanya beberapa warga saja yang mendengar suara itu.

Dia mengungkapkan bahwa suara tersebut sebenarnya sudah terdengar sejak Senin (6/4/2020). Rupanya, suara ini juga terdengar oleh warga di Padukuhan Ngrancah, Imogiri, Bantul.

“Suara itu sudah bikin heboh warga di Ngrancah. Kalau didengarkan dengan jelas, suaranya membuat merinding. Saya saja merinding mendengarnya,” ujarnya, seperti dikutip tugujogja. 

Warga di dusun tersebut pun meningkatkan intensitas ronda untuk mencegah hal yang tak diinginkan. Rupanya, hal ini beredar viral di dunia maya dan membuat banyak orang penasaran dan berusaha mendengarkan suara tersebut secara langsung. 

Pihaknya bekerjasama dengan kepolisian berupaya mencari sumber suara tersebut melalui YouTube. Siapa sangka, jika suara tersebut sebenarnya suara hewan sejenis musang yang akan kawin.

“Mirip sekali. Seperti musang mau kawin,” ujarnya.

Menurutnya, bulan ini merupakan musim kawin bagi hewan tersebut. Suara tersebut selalu muncul dari semak belukar yang membuat warga yang mendengarnya jadi merinding. Berdasarkan informasi yang didapatnya, musang betina akan mengeluarkan suara yang keras untuk memanggil musang jantan.

Pihaknya pun memberikan informasi ini pada warga agar tidak panik. Beruntung, situasi di Padukuhan Payaman sudah kondusif.

“Warga akhirnya juga menduga kalau itu suara binatang. Mereka sekarang sudah tidak panik,” katanya.

Kapolsek Imogiri, Kompol Anton Nugroho, membenarkan munculnya suara tersebut. Setelah diperiksa, suara tersebut bersumber dari binatang. Ia pun meminta masyarakat untuk tidak panik dan fokus pada pencegahan penyebaran COVID-19.

“Warga jangan panik lagi, kita fokus pada penanganan virus corona,” ujar Kompol Anton Nugroho. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: