Disebut Langka dan Bersejarah, Dua Kubah Lava Gunung Merapi Aktif Bersamaan
- calendar_month Sen, 27 Mar 2023

Dua Kubah Lava Merapi aktif fenomena langka dan bersejarah
BNews–MAGELANG— Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih berstatus Siaga sejak mengeluarkan awan panas guguran pada Sabtu (11/3/2023).
Terbaru, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan, Merapi memiliki dua kubah lava aktif dalam satu periode erupsi.
Penemuan tersebut, menurut BPPTKG, merupakan pertama kalinya dalam sejarah pernah terjadi pada Merapi.
“Pertama kalinya dalam sejarah, Gunung Merapi memiliki 2 kubah lava aktif dalam satu periode erupsi,” tulisnya dalam akun resmi Twitter @BPPTKG, Kamis (23/4/2023).
Dikutip dari laman magma.esdm.go.id, kubah lava adalah tonjolan berbentuk gundukan melingkar yang dihasilkan dari erupsi ekstrusi lambat lava kental dari gunung api.
Adapun erupsi yang membentuk kubah lava memang sering terjadi, terutama di pengaturan batas lempeng konvergen. Sekitar 6 persen erupsi efusif atau lelehan di Bumi akan membentuk fenomena kubah lava.
Bentuk kubah yang khas ini dikaitkan dengan viskositas (kekentalan) tinggi yang menghambat lava mengalir sangat jauh.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Viskositas tinggi sendiri dapat diperoleh dengan dua keadaan di dapur magma, yaitu kandungan atau kadar silika yang tinggi dalam magma, atau dengan degassing (pelepasan gas) magma cair.
Menurut BPPTKG, dua kubah lava aktif yang teramati pada Merapi adalah kubah lava barat daya dan kubah lava tengah kawah.
Sejak kemunculan pertama kali pada Januari 2021, kedua kubah lava tersebut masih terus tumbuh. Bahkan, pengamatan dengan pesawat tanpa awak alias drone oleh Badan Geologi menunjukkan; kubah lava barat daya masih terlihat aktif dengan suhu mencapai 230 derajat Celsius.
Berdasarkan hasil foto udara, tampak dua area panas pada bagian tengah dan bawah kubah diduga sebagai sumber guguran dan awan panas guguran di sisi barat daya. Sementara bagian selatan dari kubah barat daya yang mengarah ke Sungai Boyong, juga terlihat masih aktif.
Berbeda dengan kubah lava barat daya, suhu pada kubah lava tengah kawah tak jauh berbeda dengan batuan di sekitarnya. Namun, masih terdapat titik panas di tepi timur kubah lava tengah kawah dengan suhu sebesar 114 derajat Celsius.
Hasil pemetaan suhu tersebut, menurut BPPTKG, menunjukkan bahwa dua kubah lava Gunung Merapi masih aktif. “Suplai magma baik dari dalam maupun dangkal masih berlangsung, yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di daerah potensi bahaya,” lanjut BPPTKG. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar