Ditinggal Suami Arisan, Nenek Asal Ngawen Tewas Gantung Diri

BNews—JOGJAKARTA— Seorang nenek, R, 63, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Sabtu malam, (22/5). Ia nekat mengakhiri hidupnya saat sang suami pergi arisan di kampungnya.

Peristiwa ini terjadi di rumah korban. Tepatnya di Pedukuhan Suru, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul.

Kapolsek Ngawen, AKP Parliska mengatakan, korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan selendang. R ditemukan pertama kali oleh suaminya usai pulang arisan.

Saat itu kondisi rumahnya gelap dan sepi. Suaminya sempat memanggil korban dan menyalakan lampun namun tidak ada sahutan. Saat dilakukan pencarian inilah korban ditemukan tewas gantung diri.    

”Korban gantung diri di emperan belakang rumahnya,” kata Parliska, Minggu (23/5). 

Begitu mendapati istrinya tergantung korban langsung menurunkan korban. Selanjutnya ia meminta tolong tetangganya untuk mengecek korban. Namun saat itu korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan kasus ini dilaporkan ke polisi.

Dari pemeriksaan fisik korban, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Petugas dari puskesmas justru menemukan tanda-tanda orang meninggal dengan gantung diri, seperti lidah menjulur dan korban mengeluarkan kotoran. 

 ”Dari keterangan tetangganya korban ini sudah lama menderita sesak napas. Mungkin itu jadi pemicunya,” ungkapnya.

Usai pemeriksaan, jasad korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Kasus ini semakin menambah panjang daftar warga Gunungkidul yang tewas dengan gantung diri. Selama 2021 ini sudah belasan warga yang tewas dengan cara seperti ini. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: