DPRD Minta Kajian Analis Beban Kerja Sebelum Setujui TPP

            BNews—MAGELANG— Pendapatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Magelang yang bersumber diluar gaji resmi masih terus dikaji oleh DPRD Kabupaten Magelang. Hal ini dilakukan supaya tunjangan penghasilan pegawai (TPP) bisa berimplikasi pada peningkatan pelayanan publik.
            Pemkab Magelang sendiri mengajukan anggaran Rp 40 miliar di APBD 2017 untuk TPP kepada  DPRD setempat. Jumlah itu, menurun di banding tahun lalu yang jumlahnya Rp 45 M. Penurunan ini di karenakan di tariknya PNS guru SMP SMA ke Propinsi Jawa Tengah sesuai amanat UU nomor 23 Tahun 2014.
            ”Terkait pemberian TPP ini sampai saat ini masih akan dibahas ditingkat panitia khusus (pansus) DPRD. Karena kita harus melakukan kajian dari berbagai aspek sebelum nanti diparipurnakan untuk disetujui,” kata Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Sariyan Adi Yanto, siang tadi.
            Aspek yang dimaksud kata, dia sesuai yang diatur dalam Pemendagri Nomor 13 tahun 2016 dan PP nomor 58 tahun 2005. Yakni dalam penganggaran TPP ini harus memperhatikan aspek efektifitas efisiensi serta azas kepatutan dan kewajaran anggaran. ”TPP harus jelas outpunya karena anggaran cukup besar sehingga harus diimbangi pelayaan publik yang prima,” katanya.
            Selain itu, pihaknya juga masih menunggu hasil kajian analis beban kerja PNS. Karena proses pemberian TPP ini harus mendasari beban kerja yang di terima oleh setiap PNS. ”Sebelumnya sudah kita anggarakan Rp 250 juta untuk melakukan anlisis beban kerja. Tapi sampai sekarang hasil kajian belum kita terima,” papar dia.

            Sariyan menegaskan penganggaran TPP ini, diharapkan dapat memacu semangat mewujudkan good governence. ”Salah satu indikator untuk mencapainya tentu harus di imbangi kesejahteraan pns yg layak. Sehingga akan di dapat PNS berkualitas dan membentuk perilaku yg berorientasi melayani publik,” katanya. (bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: