Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Sejumlah Warga Sriwedari Salaman Tuntut Kades Dinoaktifkan

BNews–MAGELANG– Sejumlah warga Desa Sriwedari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang menggeruduk kantor Balai Desa setempat pada Selasa (5/10/2021).

Dalam orasinya mereka menuntut kepala aparat agar kepala desa setempat diproses hukum. Lantaran adanya dugaan penyalahgunaan dana desa hingga ratusan juta rupiah.

Aksi warga ini berjalan aman tanpa ada kericuhan karena mendapat pengawalan ketat dari Polres Magelang. Ratusan warga ini mendatangi kantor kepala desa menggunakan sepeda motor dan sebuah mobil terbuka dengan peralatan soundsystem besar untuk orasi.

Sesampai di halaman kantor desa, mereka membentangkan beberapa spanduk yang bertuliskan berbagai kecaman serta tuntuntan terhadap kepala desa.

Koordinator lapangan, Renico Satya Pradenta dalam orasinya menyampaikan bahwa telah ditemukan adanya indikasi penyelewengan dana desa dan alokasi anggaran. Yang mana pada akhirnya merugikan keuangan negara mulai dari tahun anggaran 2019 hingga 2021.

“Menuntut pihak berwenang untuk menindak lanjuti temuan dugaan penyelewengan keuangan Desa Sriwedari tahun 2019 hingga 2021, dan sebagai penanganan kasus yang prioritas,” katanya.

“Menuntut kepada Bupati Magelang agar segera menonaktifkan Kepala Desa Sriwedari sampai kasus ini memiliki hukum tetap, sehingga Kepala Desa bisa berkonsentrasi terhadap kasus yang sedang dihadapinya,” tegasnya.

Saat diwawancari, Renico mengungkapkan bahwa indikasi penyelewengan dana desa yang dilakukan oleh kepala desa ditemukan mulai tahun 2019 hingga 2021 mencapai ratusan juta rupiah.

Download Aplikasi BorobudurNews (Klik Disini)

Camat Salaman, Iwan Wisnu Kusuma usai menanggapi aksi warga secara langsung, membenarkan adanya laporan indikasi penyalahgunaan anggaran di Desa Sriwedari dari warga. Bahkan pihaknya telah membetuk tim monitoring dan melakukan pembinaan dan pengawasan.

“Hasil dari pengawasan sudah kita sampaikan ke Inspektorat, terkait besar kecilnya nanti Inspektorat yang bisa menghitung,” katanya.

Terkait tuntutan warga agar kepala desa diproses sesuai aturan, Iwan menegaskan selalu mendukung upaya-upaya masyarakat. “Jika memang melanggar aturan akan diteruskan, tentu sesuai aturan yang ada,” ujar Iwan.

Aksi ini berakhir setelah korlap didampingi Ketua BPD Desa Sriwedari menyerahkan berita acara pernyataan sikap dan tuntutan dan diterima oleh Camat Salaman Iwan Wisnu Kusuma. Disaksikan pihak kepolisian untuk diteruskan ke Bupati dan Polres Magelang.

Sementara itu, Kepala Desa Sriwedari, Supriyati, saat dimintai tanggapanya secara terpisah, menyatakan belum bersedia memberikan keterangan apa-apa.

“Belum ya belum hari ini,” ujar kades yang akrab dipanggil Bu Indi ini. (*)

Sumber: Kabarmagelang.com

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: