IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Duh Kartu Tani Dibuat Main Judi di Temanggung

BNews–TEMANGGUNG– Ganjar Pranowo geram kartu tani di Temanggung dipergunakan berjudi oleh dua oknum petani. Dimana sebelumna Polres Temanggung mengamankan dua petani asal Dukuh Petiran, Desa Pagergunung, Kecamatan Bulu, Selasa (14/1/2020).

“Akan kami luruskan nanti dan akan kami panggil atau menemui yang bersangkutan,” tegas Ganjar seusai membuka Hetero Fest di UMKM Center Banyumanik Semarang (31/1/2020).

Raut muka orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut tampak serius menanggapi kasus di Temanggung ini. “Kartu tani sudah dipersalah gunakan seperti itu. Kami tegaskan itu tidak benar,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Program kartu tani ini dirancang dalam Perda Provinsi Jateng Nomor 5 Tahun 2016.

Dimana kartu itu untuk perlindungan dan pemberdayaan petani. Dirancang khusus untuk melakukan alokasi pupuk subsidi kepada petani.

Program kartu tani tersebut sudah dimulai di Pulau Jawa pada 2018, dimana 3 bank BUMN menerbitkan kartu tani. Data Pemprov Jateng, tingkat transaksi penggunaan kartu tani untuk penebusan pupuk bersubsidi periode Januari hingga Agustus 2019 mencapai 119.329 transaksi.

Sebelumnya diketahui Polres Temanggung meringkus dua pelaku perjudian. Mereka adalah RC, 31 dan BY, 21, warga Dukuh Petiran, Desa Pagergunung, Kecamatan Bulu.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS GRATIS DAN RINGAN (KLIK DISINI)

Saat mengamankan kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti sebuah ATM Bank milik negara. Dimana ATM tersebut berfungsi sebagai kartu tani atas nama RC, 31. Ada juga buku tabungan atas nama RC, bukti transfer pada 14 Januari 2020, serta, dua unit smartphone dan uang tunai senilai Rp 130.000.

Kasubbag Humas Polres Temanggung, AKP Henny WL menceritakan kronologis penyalahgunaan rekening bank dan kartu ATM yang sekaligus merupakan kartu tani tersebut. “Awalnya sekitar tahun 2018 lalu, tersangka RC telah membuat akun untuk judi online. Akun tersebut dibuat dengan menggunakan rekening miliknya di sebuah bank milik negara yang bukan lain kartu tani tersebut,” katanya.

Setelah mempunyai akun di situs perjudian online tersebut, RC aktif melakukan praktik judi online jenis toto gelap (togel) Hongkong. “Dalam menjalankan praktik judi online ini, tersangka menggunakan smartphone yang terkoneksi dengan internet. Selanjutnya, setelah berhasil login menggunakan akun yang dibuatnya, RC membeli angka-angka,” imbuhnya.

“Setelah itu, tersangka menunggu angka yang keluar dari bandar. Jika angkanya sama, RC akan menang. Dengan begitu, secara otomatis deposit uang dalam rekening tersangka akan bertambah. Begitu juga sebaliknya, Jika kalah, deposit secara otomatis akan berkurang,” terangnya.

Sedangkan tersangka BY, sambung AKP Henny, menitipkan uangnya kepada RC untuk dibelikan nomor togel secara online. “BY ini kalau judi titip uang dan nomor yang dibeli kepada RC. Sudah pernah menang dua kali,” lanjutnya.

Henny menandaskan, kedua pelaku saat ini diamankan oleh pihak kepolisian. “Keduanya dijerat Pasal 303 KUHP tentang Perjudian. Ancaman hukuman selama-lamanya 10 tahun penjara,” pungkasnya. (*/bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: