Duh.. Pencurian Terjadi Di Perumahan Mertoyudan, Uang Jutaan Rupiah Raib
- calendar_month Sen, 24 Jan 2022

Polisi saat olah lokasi kejadian pencurian di sebuah rumah di Perumahan Mertoyudan
BNews–MAGELANG– Aksi pencurian terjadi kembali di sebuah rumah di Perumahan Bumi Neikarta Dusun Pranan Desa Danurejo Kecamatan Mertoyudan Magelang. Kejadian tersebut menimpa rumah no 28, pada Sabtu (22/1/2022) sekitar pukul 18.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.
“Tadi rumah saya tinggal keluar pukul 18.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Saya sama Suami pulang kaget lihat rumah berantakan,” kata Pemilik Rumah Nafi.
Ia menuturkan barang yang hilang adalah dalam dompet ada uang Rp 2.500.000 hilang. “Namun untung saja brangkas kecil didekat dompet tidaknikut diambil,” imbuhnya.
Polsek Mertoyudan usai menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Pemeriksaan dari kedua sisi rumah depan dan belakang, dikarenakan di kamar korban terdapat lubang di plafon yang diduga tempat pencuri masuk.
“Saat ini masih dalam penyelidikan, dikarenakan ada keganjilan jalur masuk pencuri yang mana lubang plafon terlalu kecil. Sehingga pencuri untuk keluar rumah melalui lubang yang sama akan sangat kesulitan,” kata Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian Polsek Mertoyudan, Aiptu Andrie ST,
Ia menyebutkan bahwa petugas sudah melakukan penyelidikan dan olah TKP. “Ditemukan dibelakang rumah korban, ada tangga yang diduga dipergunakan untuk memanjat keatas,” terangnya.
Ia juga menyebutkan bahwa ditemukan fakta jika pemilik rumah meninggalkan kunci rumah diatas meteran listrik. Sehingga, kata dia ada juga dugaan pencuri masuk rumah lewat pintu depan.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Masih kami pelajari lebih lanjut, karena ada kemungkinan pencuri masuk dari depan rumah,” tandasnya.
Sementara Ketua Paguyuban Bumi Neikarta, Mohammad Mulyaharto, menuturkan, bahwa dilokasi tersebut kerap terjadi pencurian. Selain itu RT/RW belum dibentuk.
“RT/RW belum terbentuk sehingga koordinasi untuk keamanan warga kurang maksimal,” ujarnya.
Ia berharap kepada pihak pengembang agar bisa segera menyerahkan perumahan ini ke Pemda. “Hal ini agar perumahan ini bisa segera mandiri untuk membentuk RT/RW sendiri. Sedikit banyak hal itu bisa memberi dampak kepada koordinasi keamanan lingkungan pada setiap RT sendiri-sendiri. Karena jika masih dalam bentuk paguyuban masih terlalu luas koordinasinya,” harapnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar