Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » E-BLUD Puskesmas: Inovasi Teknologi dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di Magelang

E-BLUD Puskesmas: Inovasi Teknologi dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di Magelang

  • calendar_month Jum, 10 Nov 2023

BNews-MAGELANG- Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat; dan individu tingkat pertama. Upaya yang dilakukan lebih fokus pada upaya promotif dan preventif untuk mencapai tingkat kesehatan masyarakat yang optimal di wilayah kerjanya.

Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin, saat menghadiri acara pendampingan; tim pembina Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan persiapan penerapan e-BLUD Puskesmas se-Kabupaten Magelang.

Acara ini juga merupakan kesempatan untuk merumuskan Peraturan Bupati mengenai BLUD Kabupaten Magelang tahun 2023; yang diadakan di Semanggi Ball Room Grand Artos Hotel Magelang pada hari Kamis, 9 November 2023.

Selanjutnya, Zaenal Arifin menyatakan bahwa BLUD adalah unit kerja di dalam Pemerintah Daerah yang didirikan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan ini berupa penyediaan barang atau jasa tanpa mencari keuntungan, dan dilakukan dengan prinsip efisiensi dan produktivitas.

“Penerapan kebijakan BLUD memberikan fleksibilitas kepada Puskesmas untuk meningkatkan pelayanan; serta meningkatkan tanggung jawab seluruh jajaran Puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, hal ini juga dapat membuat Puskesmas menjadi lebih mandiri dalam mengelola keuangannya tanpa bergantung pada Pemerintah Daerah,” kata Zaenal Arifin.

Dalam rangka menerapkan dan mendorong akuntabilitas serta menciptakan bisnis yang sehat di Kabupaten Magelang, diperlukan pemahaman tentang BLUD, penyusunan regulasi BLUD, dan implementasi sistem informasi e-BLUD.

Zaenal menjelaskan bahwa saat ini terdapat 2 RSUD kelas C di Kabupaten Magelang yang sudah menggunakan e-BLUD. Di tahun 2024 mendatang, direncanakan 29 Puskesmas akan menggunakan e-BLUD Kementerian Dalam Negeri dan 2 RSUD Kelas D.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Oleh karena itu, dalam meningkatkan kinerja pengelolaan BLUD yang partisipatif, transparan, efektif, efisien, akuntabel, dan kompetitif, perlu adanya dukungan dari semua pihak dan stakeholder terkait, agar pelaksanaan BLUD dapat berjalan dengan baik,” harap Zaenal.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Yudia Ramli, menjelaskan bahwa pengelolaan BLUD harus dipahami bahwa konsepnya tidak terlepas dari konsep pengelolaan keuangan daerah secara umum. Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa tujuan penerapan BLUD berbeda dengan tujuan pengelolaan BUMD sebagai kekayaan daerah yang dipisahkan.

Tujuan pembentukan BLUD adalah memberikan pelayanan umum secara lebih efektif, efisien, dan bertanggung jawab. Penerapan BLUD merupakan penguatan dari berbagai peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar yang penting.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman tentang penerapan BLUD semakin profesional, akuntabel, dan transparan. Demi itu, kami siap menurunkan tim kami dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Yudia Ramli.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Sunaryo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang BLUD di bidang kesehatan di Pemerintah Kabupaten Magelang.

“Kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang BLUD, menyelesaikan penyusunan rancangan Peraturan Bupati terkait BLUD, serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang sistem informasi e-BLUD,” ujar Sunaryo. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less