Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » EWS Tanah Longsor Berbunyi, Ratusan Warga Dievakuasi di Grabag » EWS” Tanah Bergerang membuat tebing retak dan alat EWS Tanah Longsor Berbunyi di Grabag(24/2)–(Foto–Istimewa)

EWS” Tanah Bergerang membuat tebing retak dan alat EWS Tanah Longsor Berbunyi di Grabag(24/2)–(Foto–Istimewa)

  • Diupload pada: Ming, 24 Feb 2019

EWS” Tanah Bergerang membuat tebing retak dan alat EWS Tanah Longsor Berbunyi di Grabag(24/2)–(Foto–Istimewa)

Sumber: EWS Tanah Longsor Berbunyi, Ratusan Warga Dievakuasi di Grabag

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepeda milik korban yang tertabrak mobil hingga pesepeda tewas di lokasi (25/6/2020)

    Dalam Tiga Bulan Puluhan Pesepeda Alami Kecelakaan di Yogyakarta, Lima Diantaranya Tewas

    • 0Komentar

    BNews—YOGYAKARTA—Polres Bantul mendata terdapat 29 warga yang berolahraga sepeda mengalami kecelakaan lalu lintas selama tiga bulan terakhir. Pesepeda ke-29 bernama Bashori yang tewas di Ring Road Timur pada Kamis (26/5/2020) pagi. Menurut Kanit Laka Polres Bantul Ipda Maryana, 29 pesepeda tersebut mengalami kecelakaan karena kurang memperhatikan etika bersepeda. Selain itu korban juga kurang berhati-hati saat […]

  • Ganjar Pranowo saat diwawancarai para wartawan

    Ganjar Pranowo : Tidak Ada Penyekatan Dalam Mudik Lebaran Tahun 2022

    • 0Komentar

    BNews–JATENG– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat untuk tetap taat menjaga protokol kesehatan (prokes) selama bulan Ramadan. Termasuk saat menjalankan ibadah salat tarawih berjamaah. “Ini kan yang dirindukan dalam Ramadan, salat tarawih bersama. Tapi saya minta tolong tarawihnya tetap jaga prokes, semua tetap pakai masker, dibuat jarak,” kata Ganjar, Jumat (1/4/2022). Ketaatan menjaga prokes […]

  • Peringati Hari Anak Nasional 2025, Siswa Siswa di SD N Sumber Dukun Magelang laksanakan Gebyar Dolanan

    Gebyar Dolanan Anak, Cara SDN Sumber Magelang Peringati HAN 2025 dengan Nuansa Budaya

    • 0Komentar

    BNews—MAGELANG— SD Negeri Sumber bersama TK Pertiwi Mawar Melati di Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, menggelar perayaan spesial dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (23/7/2025) di lingkungan sekolah mereka, dengan mengusung semangat nasional bertema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju.” Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah […]

  • EVAKUASI: Warga dibantu petugas dan relawan mengangkat jenazah korban tenggelam di kubangan bekas tambang. (foto: internet/ilustrasi)

    Mbah Sutaruno Tewas Tenggelam di Bekas Galian Tambang Sedalam 6 Meter

    • 0Komentar

    BNews—JOGJAKARTA— Seorang warga Gunungkidul, Jogjakarta, Sutaruno, 78, ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di bekas galian tambang. Sebelum ditemukan, warga Pedukuhan Kepil RT1 RW6, Kalurahan Mulo, Kapanewonan Wonosari ini sempat dinyatakan hilang. Kapolsek Wonosari Kompol Mugiman menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada Senin (8/3). Korban dinyatakan hilang oleh keluarganya sejak dini hari. ”Mbah Sutarno dilaporkan hilang sejak Senin dini hari (8/3). Sebelum […]

  • Penambangan Alat Berat Ilegal Makin Marak

    Penambangan Alat Berat Ilegal Makin Marak

    • 0Komentar

    BNews—MAGELANG— Kegiatan penambangan ilegal menggunakan alat berat di wilayah Gunung Merapi Kabupaten Magelang masih saja terus berlangsung. Kegiatan yang tidak terkontrol ini dipastikan akan merusak lingkungan.             Informasi yang dihimpun borobudurnews.com, kegiatan penambangan ilegal dengan alat berat merebak hampir di seluruh sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Ada belasan yang masih terus beraktivitas tanpa ijin. […]

  • Prosesi ijab qobul di tempat karantina Covid-19 (foto : tangkapan layar)

    Viral!!! Pernikahan Di Tempat Karantina Covid-19

    • 2Komentar

    BNews—NASIONAL—Jagad media sosial digemparkan dengan video viral ijab qobul yang tak biasa. Yakni dilaksanakan di Wisma Atlet Pacitan pada Kamis (23/0/2020) lalu, yang merupakan tempat karantina Covid-19. Bukan tanpa Alasan, prosesi dilaksanakan ditempat tersebut. Sebab mempelai laki-laki merupakan pasien positif Covid-19, sementara tanggal pernikahan telanjur ditetapkan jauh-jauh hari. Sedangkan mempelai pria baru masuk wisma atlet […]

expand_less