Ganjar Gelar Sayembara Desain Masjid Agung Jateng di Magelang Berhadiah Ratusan Juta

BNews—SEMARANG— Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelar sayembara desain Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) baru yang akan dibangun di Magelang. Hadiah yang diberikan bagi pemenang tidak tanggung-tanggung, yakni mencapai ratusan juta rupiah.

Ganjar menerangkan, bila pembangunan MAJT di Magelang sebagai bentuk pengamalan Pancasila. Terlebih di kawasan itu sudah terdapat beberapa rumah ibadah yang cukup besar.

”Kan disana ada Gereja Ayam, ada Candi Borobudur, di Muntilan ada kelenteng. Maka saya ingin ada Islamic Center di kawasan itu. Jadi komplit, jaminan Pancasila-nya jalan,” kata Ganjar saat ditemui di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Kota Semarang, Kamis (13/2).

Ganjar sengaja mengadakan sayembarakan desain pembangunan masjid agar masyarakat merasa terlibat dalam kemajuan pembangunan Jawa Tengah. Menurut dia, keputusan tersebut sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung setiap program pemerintahan.

”Kalau masyarakat terlibat, mereka akan merasa memiliki. Semua kami libatkan sebagai bentuk partisipasi. Mereka tentu senang, ya, ’kami ikut membangun Jateng, itu desain saya’, ada filosofinya dan itu semua dari rakyat,” terangnya.

Disinggung desain yang diharapkan, mengingat masjid itu dibangun di kawasan wisata Borobudur, Ganjar mengatakan tentu harus mengedepankan nilai dan estetika. Ia berharap desain harus unik dan menarik.

”(Desain) pokoknya harus beda,” pungkas dia.

Baca juga: Masjid Agung Jawa Tengah Bakal Dibangun di Mungkid, Ini Lokasinya

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jateng, AR Hanung Triyono menambahkan, sayembara desain MAJT Magelang sudah dibuka mulai Senin kemairn (10/2). Sayembara akan ditutup pada 31 Maret 2020 dan pemenang diumumkan pada 21 April 2020.

”Kami akan mengambil enam kategori juara. Juara pertama mendapatkan Rp75 juta, juara kedua Rp50 juta dan juara ketiga Rp25 juta. Selain itu, ada pula hadiah untuk juara harapan satu sebesar Rp15 juta, harapan dua Rp10 juta dan harapan tiga Rp5 juta,” katanya.

Hanung mengungkapkan, selain mendapatkan hadiah, pemenang sayembara juga akan dilibatkan dalam tahap lanjutan proses pembangunan MAJT di Magelang. Mereka akan bekerjasama dengan penyedia jasa konsultasi perencanaan untuk mengembangkan hasil konsep menjadi dokumen teknis,” imbuh Hanung.

”Sayembara terbuka secara nasional. Pesertanya bisa berlatar arsitek, perorangan, kelompok maupun badan usaha. Dan semua peserta yang mengirimkan karyanya dalam sayembara ini akan mendapatkan sertifikat,” ungkap dia.

Adapun ruang lingkup sayembara desain meliputi filosofi desain, gagasan atau konsep arsitektur, zoning, penataan kawasan, sirkulasi dan aksesibilitas serta kawasan. Terkait informasi data teknis dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sayembara, peserta dapat mengunjungi laman www.didpubinmarcipka.jatengprov.go.id atau http://www.iai-jateng.org.

”Untuk dewan juri, kami menggandeng para ahli dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), budayawan, pakar antropologi dan akademisi. Tujuannya agar nantinya didapatkan desain masjid yang terbaik dan mampu merepresentasikan kearifan lokal Jawa Tengah,” pungkas Hanung. (lhr/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: