Ditegaskan: “Asisten Adalah Panglima Kerja Sama Daerah!”—Rakor se-Jateng Resmi Dibuka di Magelang
- calendar_month Sab, 6 Des 2025

Rapat Koordinasi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) se Jawa Tengah.
BNEWS—MAGELANG— Pemerintah Kabupaten Magelang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) se-Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Soepardi, Kota Mungkid, dan dibuka oleh Bupati Magelang yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, Jumat (5/12/2025).
Dalam sambutannya, Adi Waryanto menyampaikan bahwa Rakor ini memiliki nilai strategis karena menitikberatkan pada penguatan koordinasi; sinkronisasi, serta peningkatan pelaksanaan urusan kerja sama di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Menurutnya, di tengah dinamika tuntutan pelayanan publik dan kebutuhan kolaborasi lintas daerah, kerja sama antarwilayah; menjadi kunci dalam memperluas kapasitas, mengoptimalkan potensi, serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun kesamaan persepsi dan langkah yang lebih terarah dalam menyusun; mengelola, dan mengevaluasi kerja sama daerah. Kebijakan yang selaras dan terintegrasi akan memberikan dampak yang lebih nyata; baik dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat maupun penguatan tata kelola pemerintahan daerah,” ujar Adi Waryanto.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Magelang; sebagai tuan rumah Rakor tahun ini.
Adi berharap penyelenggaraan kegiatan ini turut memberikan dorongan positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Magelang.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, menekankan besarnya peran seorang Asisten dalam struktur pemerintahan.
Ia menyebut para Asisten memiliki kewenangan strategis karena mengampu organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga desa.
Karena itu, ia meminta seluruh Asisten se-Jawa Tengah bekerja tidak hanya secara seremonial, tetapi mampu berpikir visioner serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Iwanuddin menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mencari terobosan untuk memberikan pelayanan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.
Dalam konteks tersebut, peran Asisten Pemerintahan dan Kesra sangat vital dalam mendukung Sekretaris Daerah, sekaligus memastikan komunikasi dan sinergi lintas sektor berjalan optimal.
Ia juga mendorong seluruh Asisten pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk lebih aktif bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam penyusunan dan pelaksanaan Memorandum of Understanding (MoU). Ia berharap ke depan tidak ada lagi MoU yang hanya seremonial, melainkan harus memiliki kepastian yang aplikatif dan memberi manfaat nyata.
“Saya berharap ke depan tidak ada lagi MoU yang hanya seremoni, namun MoU atau kerja sama ini memiliki kepastian-kepastian yang berdaya guna,” tegasnya.
Selain itu, Iwanuddin mengingatkan agar para Asisten mampu memberikan sinkronisasi dan analisis yang tajam, baik dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Menurutnya, para Asisten dan kepala bagian pemerintahan harus memiliki integritas kuat serta kualitas narasi yang baik dalam setiap kebijakan.
“Saya ingatkan sekali lagi bahwa Asisten adalah panglima tertinggi dalam bidang kerja sama daerah,” pungkasnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar