Ganjar Jadi Wayang di OVJ, Jahili Parto Push Up Hingga Makan Belimbing

BNews—SURAKARTA— Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ambil bagian untuk memeriahkan acara Opera Van Java (OVJ) pada Puncak Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-88 Tahun 2021. Dalam acara yang digelar di Auditorium Sarsito Mangunkusumo RRI Surakarta, Ganjar memerankan tokoh Petruk.

Dalam acara OVJ, selalu ada dalang, Parto, yang dikenal galak jika para pemain keluar dari jalur cerita. Komedian gaek ini memang terkenal tegas dan galak pada wayang-wayang OVJ yang bermain. Tapi saat acara puncak Harsiarnas dalang OVJ ini tak berkutik.

Saat memandu acara OVJ, dua wayang yang dipimpinnya adalah Ganjar dan Menkominfo, Johnny G Plate. Hasilnya, dalang Parto justru menjadi korban kejahilan Ganjar.

Awalnya, Parto berhasil mengerjai wayang-wayang lain, salah satunya Aziz Gagap. Ketika Parto memberikan pertanyaan dan tidak dijawab dengan benar, Parto menyuruh Aziz Gagap untuk push up dan makan belimbing wulung.

Parto juga berhasil mengerjai Menkominfo Johnny. Saat ditanya nama kampung Gareng dan tak bisa dijawab, Parto meminta Johnny memakan buah belimbing wulung itu.

Ingin juga mengerjai Ganjar, Parto justru jadi korban. Saat bertanya pada Ganjar nama desa Gareng, Ganjar menjawab Desa Kelir. Padahal dalam cerita itu, desa Gareng bernama Desa Karang Kadempel.

”Betul, Kelir. Itu ada Mas Walikota Solo, coba tanya. Betul kan, Pak. Itu lho, dijawab betul. Ayo push up,” ucap Ganjar.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Parto pun mengikuti perintah itu. Juga saat ia ditanya oleh Ganjar apakah sudah divaksin dan menjawab belum. Ia juga dihukum makan belimbing wulung oleh Ganjar.

”Iki dipangan (ini dimakan), soale durung divaksin. Vaksin kui jimat Covid-19,” ucap Ganjar dan Parto pun langsung kebingungan.

”Baru kali ini dalang dikerjai sama wayang,” ucapnya lirih.

Dalam cerita itu, OVJ mengambil tema Desa Gareng yang diserang pagebluk Covid-19. Gareng yang kebingungan meminta Semar memberikan jimat. Semar yang tak lain Menkominfo memberikan jimat kepada Semar berupa vaksin.

Sementara itu, Ganjar yang juga dimintai masukan oleh Gareng mengatakan, selain vaksin jurus ampuh melawan pagebluk adalah gotong royong. Untuk itu, ia memberi jimat pada Gareng berupa Jogo Tonggo.

”Jogo tonggo itu menjaga tetangga. Jadi kalau ada yang sakit, diantar ke rumah sakit, kalau ada yang tidak bisa makan, dikasih tetangganya. Ada semangat gotong royong yang dibangun. Kalau itu dijalankan, pasti kita mampu menghadapi pandemi,” papar Ganjar.

Ditemui usai acara, Ganjar mengatakan senang bisa terlibat dalam acara itu. Sambil guyon-guyon bisa menjelaskan apa yang jadi cerita dan pesan.

”Konteksnya bagus, tentang protokol kesehatan, vaksin dan kepedulian kita pada sesama. Termasuk bagaimana menggunakan media dengan baik. Kontennya yang sekarang penting dibicarakan bersama agar kita tidak ribut dengan berita negatif,” pungkas Ganjar. (lhr/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: