Gubernur Jateng Juga Tetapkan Temanggung Zona Merah, Total 202 Kasus

BNews—TEMANGGUNG— Zona merah Covid-19 di Jawa Tengah terus bertambah. Kini ada empat kabupaten yang dinyatakan zona berbahaya penularan virus tersebut.

Hingga tadi malam (17/6/2020) jumlah kasus di Kabupaten Temanggung telah menembus angka 202. Nomer dua se Jawa Tengah setelah Semarang.

Empat daerah zona merah di Jawa Tengah diantaranya Kota Semarang, Kabupaten Demak. Kemudian Kabupaten Magelang dan Temanggung.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 orang dirawat, 139 dikarantina, 36 sembuh, dan 2 orang meninggal dunia.

“Untuk hari ini pasien positif sembuh 1 orang dari Kecamatan Kaloran. Sedangkan jumlah PDP dan ODP tetap,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung Gotri Wijiyanto kepada wartawan.

Sementara untuk total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 195 orang, dan ODP 1.666 orang.

Pihak Pemkab Temanggung, kata dia telah melaksanakan rapid test dengan sasaran total 6.893 orang. Hasilnya, sebanyak 383 orang di antaranya reaktif dan masih menunggu hasil PCR.

Loading...

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memasukkan Kabupaten Temanggung dan Kendal sebagai zona merah Covid-19 di Jawa Tengah bersama Kabupaten Magelang, Demak dan Kota Semarang.

Pemerintah Daerah setempat terus berupaya menekan angka tersebut melalui berbagai cara, mulai dari pembatasan kegiatan masyarakat hingga menutup sementara lima pasar tradisional yang diduga menjadi episentrum penyebaran Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga akan menambah tempat karantina untuk pasien positif Covid-19 yang tidak harus menjalani perawatan di rumah sakit. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: