Hadang Pemudik, Pemkab Kulon Progo Siapkan Skenario Penyekatan di Kalibawang
- calendar_month Sel, 20 Apr 2021

KETAT: Petugas Dishub Kulon Progo menghentikan kendaraan di kawasan Kalibawang pada 2020 lalu mengantisipasi pemudik lebaran. (foto: ist)
BNews—JOGJAKARTA— Pemerintah Kabupaten Kulon Progo siap melakukan penyekatan perbatasan untuk mengantisipasi pemudik pada lebaran nanti. Hanya saja, teknis penyekatan akan menunggu instruksi dari Pemerintah Daerah DIJ.
”Kami akan siapkan 40 personel untuk melakukan penyekatan. Tetapi bagaimana teknis di lapangan menunggu regulasia dari (Pemda) DIJ,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kulon Progo, L Bowo Pristiyanto, Selasa (20/4).
Jika penyekatan jadi dilaksanakan, maka titik lokasi akan difokuskan di wilayah Temon yang berbatasan di sisi barat dengan kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Selain itu juga akan ada upaya alternatif di wilayah Kalibawang di sisi utara yang berbatasan dengan Magelang. Termasuk jalur alternatif di Girimulyo yang berbatasan dengan Purworejo.
”Prinsip kami siap menjalankan, kita siap dari tim penerangan jalan (PJU), lalu lintas dan perlengkapan jalan,” terangnya.
Sementara itu Wakil Bupati Kulonprogo yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19, Fajar Gegana menuturkan, lonjakan pemudik diprediksikan akan terjadi pada H-2 lebaran mendatang. Nantinya pengawasan perbatasan akan dilakukan Dinas Perhubungan Kulon Progo bekerja sama dengan TNI-Polri dan unsur yang lain.
’Kami sudah minta satgas untuk memantau perbatasan, teknisnya akan dikoordinasikan dengan tim di lapangan,” tuturnya.
Rencananya, nantinya akan dibuat posko Penanganan Covid-19 sejak H-2. Nantinya pemudik yang terjaring harus menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19. Hal ini juga dikomunikasikan dengan satgas di tingkat desa/ kalurahan.
”Kalau belum membawa surat akan kami minta melakukan rapid antigen,” pungkasnya. (han)
About The Author
- Penulis: BNews 3





Saat ini belum ada komentar