Harga Cabai di Magelang Melambung Tinggi, Ini Besarnya

BNews—BOROBUDUR— Memasuki paruh bulan Januari 2020, harga sejumlah bahan pangan terpantau naik di pasar tradisional Borobudur. Komoditi cabai misalnya, mengalami kenaikan nyaris seratus persen. Hal tersebut berdampak pada penurunan konsumen dan minat daya beli.

Lonjakan tertinggi dialami cabai jenis rawit merah tembus hingga Rp 55 ribu perkilogram. Padahal, pekan lalu harga rawit hanya Rp 35 ribu perkilogram. Sementara cabai merah keriting dijual kisaran Rp 35 ribu dari harga sebelumnya Rp 20 ribu perkilogram.

Salah satu pedagang di Pasar Borobuur, Juariyah mengatakan, meroketnya harga cabai sejak sepuluh hari terakhir. Kenaikan tersebut terjadi secara signifikan. Artinya tidak naik secara bertahap. Kendati mayoritas harga cabai naik, namun untuk jenis rawit hijau cenderung stabil.

”Kenaikan harga cabai yang cukup signifikan ini terjadi karena kelangkaan pasokan dari petani,” kata Juariyah, Selasa pagi (14/1).

Sementara itu, kenaikan harga cabai juga diikuti harga bumbu dapur lainnya. Seperti bawang merah dan bawang putih. Bawang merah naik dari Rp 25 ribu menjadi Rp 32 ribu perkilogram.

”Akibat kenaikan harga beberapa bahan pangan, minat konsumen sedikit menurun. Andai beli, mereka memilih mengecer,” ujarnya. Sementara itu, harga bahan pokok seperti minyak goreng, telur dan beras cenderung stabil. (*/han)

Penulis: Wahid Fahrur Annas (Mahasiswa Magang IAIN Purwokerto)

Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: