Hasil Pertemuan Warga Dengan DPRD Kabupaten Magelang Soal Jalan Rusak di Salam
- calendar_month Sab, 28 Okt 2023

Warga Salam Magelang Unjuk Rasa karena jalan rusak dilintasi truk pasir merapi
BNews-MAGELANG– Beberapa waktu yang lalu, puluhan warga dari Dusun Krakitan, Glagahomobo, dan Ngaglik, melakukan aksi damai. Mereka beraksi terkait kondisi jalan di desa mereka yang mengkhawatirkan setelah beberapa tahun dilalui truk pengangkut hasil tambang.
Sejumlah warga pun mengunjungi kantor DPRD Kabupaten Magelang untuk menindaklanjuti hasil tuntutan.
Tuntutan mereka adalah agar pemerintah segera memulai proses perbaikan jalan tersebut. Karena kondisi kerusakan jalan tersebut tergolong cukup parah dalam jarak satu kilometer.
Selain itu, ada juga tuntutan terkait penutupan akses jalan bagi truk yang mengangkut pasir tambang. Mereka menginginkan kebijakan izin pertambangan dan alternatif transportasi sementara selama proses perbaikan.
Seorang warga Glagahombo bernama Iwan Hermawan mengatakan bahwa tuntutan mereka tetap sama, terutama terkait penutupan akses jalan bagi truk tambang dan perbaikan jalan.
Untuk perbaikan jalan, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 3,4 miliar dan akan segera diperbaiki pada tahun 2024 mendatang.
Untuk penutupan akses jalan, kata dia, masih harus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait. “Jadi, kami meminta DPRD Kabupaten Magelang melakukan proses pengawasan itu. Karena itu (perbaikan jalan melibatkan) lintas sektor,” bebernya di kantor DPRD Kabupaten Magelang, Jumat (27/10).
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Sedangkan untuk penutupan akses jalan, Iwan mengatakan bahwa masih harus dilakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, mereka meminta DPRD Kabupaten Magelang untuk melakukan pengawasan terhadap proses tersebut karena melibatkan berbagai sektor.
Selain itu, masyarakat setempat sudah sepakat untuk menolak truk-truk yang mengangkut hasil tambang melewati jalan desa mereka. Karena jalan tersebut dalam keadaan rusak parah dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
Untuk mengantisipasi agar truk-truk tersebut tidak melintas, masyarakat setempat telah meletakkan bebatuan di jalan. Meskipun demikian, masih ada beberapa truk yang tetap dapat melintas karena akses jalan belum sepenuhnya ditutup.
Iwan menyatakan, negosiasi telah selesai. Jika terus dinegosiasikan, maka tidak akan ada kesepakatan yang dicapai.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Soeharno, menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk perbaikan jalan di Desa Sucen sudah disiapkan.
(KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar