HEBOH !! Anggota Gengster Kriminal Asal Meksiko Ditangkap Polisi di Terminal Nganjuk
- calendar_month Sab, 3 Feb 2024

Gengster Asal Meksiko Ditangkap di Terminal Nganjuk, Jawa Timur
BNews-MAGELANG- Aparat kepolisian menangkap seorang warga negara Meksiko yang terlibat dalam kasus penembakan terhadap warga Turki di Villa Badung, Bali.
Anggota geng kriminal Meksiko, yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), berhasil diamankan di Terminal Nganjuk, Jawa Timur.
Penangkapan anggota geng kriminal Meksiko di Nganjuk ini dilakukan setelah penyelidikan intensif oleh aparat kepolisian yang mencurigai keberadaan pelaku di wilayah tersebut.
Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita senjata api yang diduga digunakan dalam penembakan.
“DPO telah kami kejar hingga ke wilayah Jatim, Alhamdulillah, barusan kami tangkap oleh gabungan Bareskrim, Polda Bali, dan Polres Nganjuk Polda Jatim,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro pada Selasa, 30 Januari 2024.
Adapun tiga warga Meksiko lainnya yang terlibat dalam kasus ini adalah Aramburo Contreras Jose Alfonso (32), Mayorouin Escobedo Juan Antonio (24), dan Deraz Gonzales Victor Eduardo (36).
Tindakan kejahatan terhadap warga Turki terjadi di villa yang berlokasi di kawasan Ungasan Kuta Selatan, Bali.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Polisi menjelaskan bahwa motif aksi kriminal ini didasari oleh keinginan untuk memiliki barang milik korban.
“Motif dari kejahatan tersebut berdasarkan hasil sementara proses penyidikan adalah untuk merampas barang berharga milik para korban,” tutur Djuhandhani.
Senjata api tersebut saat ini sedang diselidiki oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali guna mengumpulkan bukti lebih lanjut terkait kasus ini.
Keempat tersangka sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap peristiwa tragis ini.
Polisi telah memberikan penjelasan terkait perkembangan kasus ini dan menegaskan komitmen mereka untuk mengusut tuntas serta memastikan keadilan bagi korban dan keluarga yang terdampak.
Proses penyelidikan terhadap senjata api yang diduga digunakan pelaku masih berlanjut.
Labfor Polda Bali diharapkan dapat memberikan analisis mendalam terkait senjata tersebut, yang nantinya dapat menjadi bukti kuat dalam persidangan.
Kasus penembakan ini memberikan peringatan serius terhadap perlunya penguatan keamanan di tempat-tempat wisata dan kompleks perumahan. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News



Saat ini belum ada komentar