Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Hendak Cari Makan Sahur, Remaja Di Jogja Dihantam Gir Oleh Diduga Klitih Hingga Meninggal

Hendak Cari Makan Sahur, Remaja Di Jogja Dihantam Gir Oleh Diduga Klitih Hingga Meninggal

  • calendar_month Sel, 5 Apr 2022

BNews–JOGJA-– Identitas remaja yang meningal dunia akibat dihantam gir di depan Balai Kalurahan Banguntapan, Minggu (3/4/2022) dini hari WIB terkuak. Korban berinisial DAA, merupakan siswa kelas XI IPS 3 SMA Muhammadiyah 2 Kota Jogja.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Kota Jogja, Slamet Purwo mengatakan peristiwa itu berawal saat tiga siswanya yaitu korban bersama dua temannya berboncengan sepeda motor. Mereka berencana membeli makanan untuk makan sahur karena kebetulan tinggal satu rumah indekos di kawasan Jalan Kusumanegara, Jogja.

Di tengah perjalanan, mereka kemudian dibuntuti oleh sekelompok pemotor. Sadar tengah dibuntuti, mereka lantas berusaha menyelamatkan diri. Akan tetapi keduanya lantas berhasil terkejar oleh rombongan yang membuntuti tersebut.

Bahkan salah satu orang dari rombongan menyabetkan senjata tajam berupa gir yang kemudian mengenai kepala bagian belakang korban.

“Ada dua anak kami yang itu pakai satu sepeda motor. Korban [DAA] membonceng berada di belakang. Dia kena sabetan benda tajam yang kami perkirakan semacam gir,” kata Slamet saat ditemui di Gedung Ibnu Sina Kompleks SMA Muhammadiyah 2 Jogja, Jalan Kapas, Senin (4/4/2022).

Kemudian, kata Slamet, oleh kawannya itu, korban dilarikan ke RSPAU Harjolukito. Akan tetapi setelah mendapatkan perawatan, pada Minggu (3/4/2022) pukul 09.30 WIB nyawa korban tak bisa diselamatkan.

Pada hari itu pula kemudian jenazah dibawa ke rumah duka di Kebumen, Jawa Tengah. Pemberangkatan jenazah diiringi oleh guru, siswa lainnya serta sejumlah perwakilan orangtua siswa lainnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Saat itu juga langsung dirawat, dan kami meluncur ke rumah sakit. Kemudian pukul 09.30 WIB, nyawa anak kami tidak tertolong. Jadi tidak sadarkan diri sejak di lokasi sampai kemudian meninggal dunia,” katanya.

Slamet menegaskan siswanya tersebut sedianya akan cari makan sahur dan bukan kegiatan sahur bersama. Melainkan hanya sekadar akan membeli makanan karena kebetulan sama-sama satu indekos di Jogja.

“Mereka sekadar ingin membeli makanan bersama, kebetulan besoknya mau mudik karena kelas XI pembelajaran di hari berikutnya daring,” ujarnya.  (*/harjo)

About The Author

  • Penulis: Joe Joe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less