Hendak Tawuran, 2 Pelajar SMP Geng Celurit di Jogja Berhasil Diamankan Warga

BNews—JOGJAKARTA Dua siswa SMP anggota kelompok geng sekolah yang membawa parang dan celurit berhasil diamankan warga saat hendak tawuran pada Selasa (23/11). Keduanya kemudian digelandang ke Polsek Godean, sementara 16 orang lainnya berhasil melarikan diri.

Kanit Reskrim Polsek Godean Iptu Bowo Susilo mengatakan, dua pelajar yang diamankan warga adalah ZW, 16, warga Gamping, Sleman dan IW, 16, warga Ambarketawang, Sleman. ”Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap keduanya, karena diduga mereka hendak melakukan tawuran antarpelajar menggunakan senjata tajam,” tegasnya.

Bowo menjelaskan, kedua pelaku ini berhasil diamankan di Dusun Gentingan, Sidoagung, Godean, Sleman, Selasa (23/11) sekitar pukul 02.00WIB. Keduanya ditangkap oleh warga sekitar saat melintas di lokasi tersebut.

”Dari tangan keduanya, kami menemukan satu buah senjata gir dengan ikat dari kain warna coklat. Gir itu ditemukan di tangan ZW,” jelasnya.

Kronologi bermula ketika kedua pelaku ini bersama dengan 16 orang rombongannya mengendarai delapan sepeda motor saling berboncengan. Rombongan itu rencana akan tawuran dengan kelompok lain di Ringroad Selatan, UMY.

Lantaran tidak bertemu dengan musuhnya di lokasi yang disepakati, rombongan kemudian berputar-putar mencari musuhnya tersebut. Konvoi pun sampai di Dusun Gentingan di Jalan Godean. Saat itu, sejumlah warga memergoki para pelaku mengeluarkan clurit dan parang.

Spontan warga meneriaki dan mengejar gerombolan sehingga membuat para pelaku kabur dengan berpencar. Aksi pengejaran berlangsung dramatis. Dua orang yang tertinggal yakni ZW dan IW kemudian diamankan warga.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

”Rombongan pelaku melintasi di Jalan Godean. Saat melintas, salah satu warga sekitar melihat rombongan itu mengeluarkan clurit dan pedang. Dari pengejaran, dapat diamankan satu pengendara sepeda motor dengan membawa gir,” terangnya.

Polisi menduga  para pelaku adalah anggota geng pelajar yang tengah mencari musuh untuk tawuran. Meski masih di bawah umur, polisi tetap memproses keduanya agar jera.

”Meskipun pelaku masih di bawah umur, ZW yang membawa gir terancam terancam UU Darurat Nomor 2 dengan ancaman di atas 12 tahun. Kita masih dalami pengakuan pelaku ini,” tutupnya. (ifa/han)

Sumber: Harian Merapi

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: