[HOAX] Geger Geden Jogjakarta: Klitih Kecekel Lokasi Berbah Sleman

BNews—JOGJAKARTA— Ramai di media sosial Facebook soal penangkapan terduga klitih babak belur digebuki warga di wilayah Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Jogjakarta. Salah satunya diunggah grup Geger Geden Jogjakarta. ’Klitih Kecekel lokasi Berbah,’ tulisnya dalam keterangan.

Camat Berbah, Wildan Sholichin, membenarkan adanya penangkapan pengendara motor di wilayahnya pada Selasa, (23/2) sekitar pukul 00.30 WIB. ”Itu bukan Klitih. Hanya bocah ketemu bocah di jalan terus salah paham,” kata Wildan, hari ini, (23/2).

Informasi yang dihimpun, pengendara motor yang diamankan warga berjumlah sekitar tujuh orang. Mereka berasal dari dua rombongan yakni Sumbawa dan Maredan. Mereka melakukan aksi kejar-kejaran di jalan ketika masuk ke wilayah Berbah hingga mengganggu kenyaman masyarakat.

Warga kampung menduga, pengendara motor adalah terduga pelaku klitih yang belakangan ini terus meresahkan masyarakat. Karena penasaran, warga pun langsung memburu dan menghadang pengendara motor.

”Mereka terpaksa dikeroyok warga karena sudah mengganggu kenyamanan,” terangnya.

Camat Berbah mengaku tidak mengetahui secara gamblang identitas dari masing-masing pengendara motor yang diamankan warga. Mereka langsung diserahkan kepada pihak berwajib.

Berdasarkan kronologi kejadian, mulanya rombongan Sumbawa berjumlah empat orang melaju dari arah Blok O menuju Sanggrahan. Kemudian dari arah belakang datang rombongan pengendara Maredan berjumlah tiga motor berboncengan.

Sesaat tiba di lokasi kejadian, rombongan Maredan hendak mendahului pengendara di depannya. Namun dihalangi rombongan lawan sambil menyiramkan air yang diduga sejenis ciu. Aksi kejar-kejaran pun tidak bisa dihindari antara dua rombongan.

Aksi kejar-kejaran di jalan raya itu yang membuat warga terganggu. Warga akhirnya berinisiatif menghadang dan menangkapnya. Setelah diinterogasi keributan karena salah paham.

”Karena kesalahpahaman itu mereka ribut di jalan,” ujarnya.

Kepala Unit Reserse Kriminal polsek Berbah, Iptu Isnaini saat dikonfirmasi membenarkan adanya sejumlah orang yang diamankan warga. ”Cuman salah paham. Perkara ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” tegasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: