HORE… Tak Ada Pasien, Operasional RS Darurat Covid di Sleman Dihentikan

BNews—JOGJAKARTA— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menghentikan sementara operasional Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Sleman di Jalan Raya Tajem, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Alasannya selama September hingga 9 Oktober 2021, RSDC yang menempati RS Medika Respati Jogjakarta itu sudah tidak menanggani pasien COVID-19.

Bupati Sleman Kustini mengatakan dari laporan selama September hingga Sabtu (9/10), tidak ada pasien yang dirawat di RSDC. Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi guna menentukan kebijakan selanjutnya. Apakah akan menghentikan operasional atau ada kebijkaan lain.

“RSDC ini kita pinjam. Karena itu akan dievaluasi. Melihat akhir Oktober ini, apakah ada pasien atau tidak,” kata Kustini, Sabtu (9/10).

Selain itu, yang menjadi pertimbangan lainnya, yakni komponen dalam pengoperasional RSDC, diantaranya anggaran dan tenaga medis. Sehingga komponen tersebut bisa dialihkan atau dimanfaatkan untuk kebutuha yang lain.

”Kita masih tunggu. Sampai akhir Oktober ini, ditutup atau tidak,” paparnya.

Direktur RSDC Sleman,Tunggul Birowo mengatakan, karena sudah tidak ada pasien, maka operasional RSDC saat ini dihentikan. Namun, sarana dan prasarana rumah sakit tetap disiagakan. Ini sebagai antispasi jika ada lonjakan langsung bisa digunakan lagi.

Untuk tenaga medis RSDC dialihkan utnuk membantu penangganan vaksinasi dan disebar di seluruh rumah sakit dan Puskesmas yang ada di Sleman. (ifa/han)

Sumber: Sindo News

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: