HUT Pondok Tingal Sajikan Perjalanan Budaya H Boediharjo

BNews—BOROBUDUR—Perayaan Ulang Tahun Pondok Tingal Borobudur ke-28 yang jatuh pada hari Sabtu, 27 April 2019 berlangsung sederhana namun meriah. Perjalanan panjang hotel di Jalan Balaputradewa No 32 Brojonalan, Borobudur, Kabupaten Magelang itu dikemas dengan tema Culture Journey Pondok Tingal 28th.

Beragam kegiatan semarak seperti kesenian tradisional disuguhkan untuk menghibur seluruh penonton dan tamu undangan. Lebih dari 200 orang dari siswa jenjang sekolah dasar, SMP, SMA hingga penduduk sekitar menikmati rangkaian acara.

General Manager Hotel Pondok Tingal Borobudur, Muhammad Reza mengatakan, acara tersebut diawali dengan nyekar di makam mantan Menteri Penerangan Boediardjo. Dilanjutkan dengan genduri dan peletakan batu pertama di lokasi bangunan belakang yang dihadiri pengurus Pondok Seni dan Budaya Boediardjo. Maklum, hotel itu sekarang tengah dalam proses renovasi.

”Kami juga mengandeng Managemen AR Hospitality Jakarta guna mengembangkan brand Pondok Tingal untuk menambah semarak persaingan akomodasi dan pilihan travellers di Magelang,” kata Reza.

Dijelaskan Reza, saat diresmikan 27 April 1991 oleh mantan Menteri Pariwisata dan Telekomunikasi, Soesilo Soedarman. Sebagai salah satu tempat tujuan penginapan atau akomodasi baik lokal dan mancanegara, Pondok Tingal sejak awal sudah menunjukkan komitmen, perjuangan dan pengabdian dalam melayani tamu. Baik yang menginap atau sekedar singgah menikmati hidangan di resto.

”Usia 28 tahun bukanlah perjalanan waktu yang singkat. Semoga Pondok Tingal sebagai salah satu akomodasi di Borobudur, tetap menjaga profesionalitasnya, dan terus maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada tamu yang menginap di Pondok Tingal,” harap Reza.

Marketing Hotel Pondok Tingal, Arum menambahkan, kegiatan dibuka dengan dongeng anak oleh Ketua Patra Padi (Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro) Ki Roni Sadewa. Kemudian ada seni bela diri Pencak Silat Bayu Manunggal, Jathilan Kerug Batur, pagelaran Tari Beksan Pangabekten, Gambyong, Minak Jinggo dan Priyambada – Mustakaweni oleh Sanggar Joglo Pete.

Disajikan pula penampilan dari Sanggar Beksa Kinara Kinari dengan tarian Rebana Laras Madyo, Tari Gandhewa Pinenthang dan Tari Macan – Macanan, Gedrug. Live Music yang dibawakan Marta Grup dan pelantikan Pengurus Pondok Seni dan Budaya Boediardjo Borobudur, Magelang periode 2019 – 2024.

Kemudian acara penyerahan gunungan wayang oleh Penasehat Pondok Seni dan Budaya Boediardjo, Omar Faizal kepada Dalang Nyi Fitri Bima Asih dari ISI Jogjakarta dengan lakon Dewi Durgandini. Dilanjutkan dengan arak-arakan yang diiringi oleh pengurus Pondok Seni.

”Sebelum acara terakhir yakni wayang kulit, Pondok Tingal juga mendapat piagam penghargaan wayang kulit ke-264 yang diterima dari Prof Dr Sutomo selaku Ketua Yayasan Kantil Jawa Tengah,” pungkas Arum. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: