Duh…Empat Pelajar Jadi Tersangka Kasus Video Mesum

BNews—TUBAN—Polisi tetapkan empat tersangka video mesum yang viral di Tuban Jawa Timur. Keempatnya masih berstatus pelajar.

“Empat tersangka tersebut memiliki peran masing-masing. Dua tersangka kasus pencabulan dan dua tersangka kasus ITE,” ungkap Kapolres Tuban KBP Nanang Haryono.

Advertisements


Namun diketahui empat pelajar tersebut tidak dilakukan penahanan. “”Untuk tersangka tidak kami tahan, lebih baik mereka biar belajar di sekolah. Tetapi kami wajibkan lapor sepekan dua kali karena di bawah umur, kami tetap mengacu UU perlindungan anak,” imbuhnya.


Keberhasilan ungkap kasus video mesum di Tuban ini berkat penyelidikan tim reskrim Polres Tuban. “Tim telah mengumpulkan alat bukti berupa rekaman video asusila, sejumlah screenshoot video yang diunggah di medsos, dan ponsel untuk merekam, serta sejumlah bukti lain,”paparnya.

Nanang mengatakan karena ancaman hukuman UU ITE kurang dari tujuh tahun, maka dua pelajar penyebar video dilakukan diversi. Sementara dua pelaku pencabulan yang jeratan hukumnya 15 tahun tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Untuk hasil diversi belum ada perkembangan untuk saat ini, namun ada kabar pihak keluarga korban menolak untuk diversi saat ini,” ujarnya.


Untuk upaya diversi, Nanang menyampaikan bahwa nantinya akan menghadirkan orang tua kedua pelaku. “Tidak hanya itu akan dihadirkan juga pihak sekolah, pemkab yang diwakili Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), pihak desa, dan institusi terkait,” tandasnya.


Diberitakan sebelumnya, video mesum yang melibatkan pelajar salah satu SMK di Tuban telah menggegerkan warga sejak awal Oktober. Video yang berdurasi enam detik ini kali pertama diunggah akun anonim di salah satu grup facebook.

Baru satu jam diunggah, video yang ramai dikomentari ratusan warganet tersebut langsung dihapus oleh pengunggahnya. Meski sudah dihapus, namun sejumlah warganet sudah menyimpan video tersebut dan disebarkan di media sosial lainnya. (bn1/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: