Ini Alasan Wali Kota Magelang Tidak Disuntik Vaksin Covid-19

BNews–KOTA MAGELANG– Kalau di Kabupaten Magelang, Bupati menjadi orang pertama yang divaksinasi covid-19. Berbeda di Kota Magelang, yang pertama disuntik vaksin adalah Wakil Wali Kota Magelang, Windari Agustina (25/1/2021).

Hal tersebut dilakukan dikarenakan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito tidak divaksin karena isinya sudah melebihi ambang batas untuk divaksin.

Wakil Walikota divaksin oleh vaksinator dokter Ajeng di aula RSU Tidar Magelang. Setelah itu disusul  Kepala Staf Kodim ( Kasdim) 0705/ Magelang, Mayor Inf Sudarno; Plt  Kapolres Magelang Kota, AKBP Fidelis Purna Timoranto, Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno. Lalu Sekda Joko Budiyono,  Asisten II Sekda bidang Perekonomian dan Pembangunan, Agus Satiyo Hariyadi, Asisten III  Sekda bidang Administrasi Taufik Nurbakin.

Selain itu, juga turut divaksin Direktur RSUD Tidar Magelang, dokter Adi Pramono.  Dokter Adi merupakan orang pertama tenaga kesehatan yang mendapatkan vaksin.

Mereka divaksin dalam acara pencanangan vaksin Covid-19, yang dibuka walikota Sigit widiyonindito.

“Umur saya ini sudah 63 tahun berjalan jadi tidak masuk kriteria. Tetapi semangat saya masih, kalau ketentuannya masuk pukul 07.00 WIB  yang pukul tujuh,” katanya disambut tepuk tangan yang hadir di aula RSUD Tidar.

Pejabat lain yang ditunda untuk divaksin yaitu   Wali Kota Magelang yang tidak divaksin, Asisten III Sekda bidang Administrasi, Taufik Nurbakin. Ia  ditunda,  karena saat dilakukan pemeriksaan awal tensi darahnya masuk kategori tinggi. Vaksinasi untuk Taufik akan di jadwal ulang  besok Selasa ( 26/1).  “Semalam kurang tidur, tensi saya  sempat tinggi,” kataTaufik .

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sementara itu, Walikota Sigit mengatakan,   vaksinasi tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19. “Saya ingatkan masyarakat Kota Magelang  tidak lengah dengan protokol kesehatan.,” katanya.

Pelaksana tugas ( Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang Yis Romadon mengatakan,  Dinas Kesehatan Kota Magelang menerima  vaksin Covid-19 sebanyak 7.280 dosis yang disimpan di Instalasi Farmasi Dinkes Kota Magelang. Sedangkan untuk sasaran tenaga kesehatan yang menjadi prioritas utama vaksinasi tersebut sebanyak  3.630 sumber daya manusia  kesehatan.

Untuk tenaga kesehatan yang ada di RSUD Tidar  sebanyak 130. Mereka akan di vaksinasi  setelah pejabat utama di Kota Magelang selesai.

Ia menambahkan,  untuk fasilitas kesehatan yang digunakan untuk melayani vaksinasi di Kota Magelang sebanyak 19 faskes, terdiri dari tujuh rumah sakit, lima puskesmas, enam klinik dan tambahan Balai Kesehatan Masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: