Ini Awal Mula Munculnya Klaster Lamaran di Boyolali

BNews—BOYOLALI—Proses lamaran di Desa Gondangslamet, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali pada Jumat (26/6/2020) lalu, menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Setelah salah warga yang hadir positif terinfeksi virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Boyolali, Ratri S Survivalina mengungkapkan munculnya klater tersebut bermula dari acara lamaran yang dihadiri seorang warga berinisial TN. Yang kemudian terkonfirmasi positif dan tercatat sebagai kasus nomor 71.

Setelah dilakukan tracking terdapat 33 orang yang berkontak erat dengan TN. Kemudian melakukan swab dan 20 orang diantaranya yang positif Covid-19.

”Klaster lamaran menjadi salah satu penyumbang pasien positif Covid-19 cukup banyak di Boyolali,” kata Ratri.

Camat Ampel, Dwi Sundarto menjelaskan, saat ini gugus tugas masih akan terus melakukan tracing lagi dari 20 orang yang positif Covid-19. ”Dari 20 orang yang positif, kami akan melakukan tracking lagi dan diketahui total 42 orang di-swab,” jelas dia, kemarin (20/7/2020).

Untuk hasil swab dari 42 orang tersebut, kata Dwi, pihaknya masih menunggu hasilnya. ”Adapun hasilnya belum keluar,” tandasnya.

Sementara itu, klaster lamaran terjadi saat TN yang bekerja di Semarang, kemudian pulang ke Kabupaten Boyolali pada Senin (1/6/2020) dan mendatangi acara lamaran pada pada Jum’at (26/6/2020).

”Kemudian pada hari Jumat, TN kembali ke Semarang untuk bekerja lagi. Namun sebelum itu, pimpinannya meminta TN untuk swab dan hasilnya terkonfirmasi positif. Setelah itu kami tracing warga yang berkontak erat dengan TN,” jelas Dwi.

Diketahui, hingga Senin (20/7/2020), jumlah warga Kabupaten Boyolali yang terkena virus corona sebanyak 127 kasus. Diantara jumlah tersebut, salah satu klaster menonjol yakni klaster lamaran. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: