Ini Baru Karya, Patung Biawak Wonosobo Dapat Pengakuan Hak Cipta dari Kemenkum Jateng
- calendar_month Ming, 27 Apr 2025

Patung Biawak Wonosobo dapat Hak Cipta dari Kemenkumham Jateng
BNews-JATENG- Patung biawak di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, terus menarik perhatian publik. Kini, patung ikonik setinggi 7 meter tersebut resmi mendapatkan Surat Pencatatan Ciptaan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah.
Surat pencatatan ciptaan tersebut diserahkan kepada pembuat patung, Rejo Arianto, yang didampingi oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat; dalam acara di Rumah Dinas Bupati Wonosobo pada Sabtu malam, 26 April 2025.
Patung Biawak Diakui sebagai Karya Monumental
Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Heni Susila Wardoyo, mengatakan bahwa patung biawak ini merupakan karya seni luar biasa dan monumental.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia, pihaknya merasa terdorong untuk memberikan pengakuan resmi atas karya tersebut.
“Hari ini, bertepatan dengan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia, kami mencatatkan ciptaan patung biawak ini sebagai bentuk penghargaan atas karya monumental yang dimiliki Wonosobo,” ujar Heni.
Hak Cipta Berlaku Seumur Hidup Plus 70 Tahun
Heni menjelaskan bahwa surat pencatatan ciptaan ini diberikan kepada Rejo Arianto sebagai pencipta, dan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat sebagai pemegang hak cipta.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Hak cipta tersebut berlaku seumur hidup pencipta, dan diperpanjang hingga 70 tahun setelah pencipta meninggal dunia.
“Surat ini kami serahkan kepada Pak Bupati sebagai pemegang hak cipta, sementara Mas Ari sebagai penciptanya. Hak ini berlaku seumur hidup dan 70 tahun setelah meninggal dunia,” jelas Heni.
Patung Biawak Sebagai Awal Munculnya Monumen Lain
Rejo Arianto, sang pembuat patung, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan ini. Ia menyebut patung biawak sebagai awal dari lahirnya berbagai monumen baru di Wonosobo.
“Ini penghargaan besar untuk kami, Pak Bupati, dan masyarakat Wonosobo. Patung ini baru pemanasan sebelum akan muncul monumen-monumen lain,” kata Rejo.

Harapan Bupati Wonosobo untuk Sektor Pariwisata
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyampaikan terima kasih kepada Kemenkumham atas penghargaan yang diberikan. Ia berharap pengakuan ini bisa memberikan dampak positif, terutama untuk sektor pariwisata di Wonosobo.
“Terima kasih kepada Kementerian Hukum atas penghargaan ini. Patung biawak sudah menjadi kebanggaan masyarakat Wonosobo dan kini dikenal luas di seluruh Indonesia,” ujar Afif.
Afif juga menyampaikan rencana untuk membangun lebih banyak monumen di masa depan dengan kembali menggandeng Rejo Arianto sebagai seniman.
“Mudah-mudahan patung ini membawa dampak positif untuk pariwisata Wonosobo. Ini baru awal. Ke depan, kami sudah berbicara dengan Mas Ari untuk menciptakan karya-karya baru,” tambahnya. (*)
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani





Saat ini belum ada komentar