Ini Diagnosa Penyakit yang Membuat Didi Kempot Meninggal Dunia

BNews—SOLO— Kepergian penyanyi Didi Kempot terkesan mendadak dan mengagetkan. Meninggalnya sang legenda membuat soba ambyar kehilangan sosok idolanya.


Lantas apa penyakit yang diderita Didi Kempot? Pria berusia 53 tahun ini sebelumnya baru saja merilis lagu.


Juan Anthony melalui akun Twitter-nya @MisterJahanam mengatakan, Didi Kempot meninggal di IGD RS Kasih Ibu karena terkena code blue asma.

“Bagi pecinta sobat ambyar, fyi Didi kempot barusan meninggal di igd rs kasih ibu, karena terkena code blue asma,” tulis akun @MisterJahanam dalam Twitter-nya.

Yance Tengker, dokter umum di RSAL dr Oepomo, menerangkan bahwa code blue asma merupakan salah satu kode keadaan darurat di rumah sakit.


“Itu salah satu emergency code di RS,” kata dokter Yance. Dia menjelaskan, tim medis yang bekerja di rumah sakit memiliki beberapa emergency code yang dipakai untuk komunikasi antartenaga medis.

“Nah, code blue ini dipakai buat kasih tahu kalau ada pasien atau misal pengunjung RS atau karyawan RS yang mengalami kegawatan medis (henti jantung atau henti napas) jadi perlu bantuan resusitasi segera,” jelasnya.

Yance melanjutkan, ada beberapa macam emergency code di rumah sakit, misalnya code red, pink, black, brown, orange, dan yellow.
Masing-masing kode itu memiliki makna masing-masing.


Sementara code blue asma artinya pasien mengalami asma berat yang bisa berujung gagal napas. “Makanya perlu resusitasi segera,” ungkap Yance.


Dokter Rumah Sakit Kasih Ibu Solo menjelaskan, dari diagnosis awal, meninggalnya Didi Kempot, 53, karena henti jantung. “Diagnosa saat masuk henti jantung,” ujar Manajer Humas RS Kasih Ibu Solo Divan Fernandez. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: