Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Ini Jawaban Untidar Magelang Soal Postingan Ujaran Kebencian Oleh Oknum Dosen

Ini Jawaban Untidar Magelang Soal Postingan Ujaran Kebencian Oleh Oknum Dosen

  • calendar_month Sen, 14 Okt 2019

BNews—MAGELANG— Universitas Tider Magelang (Untidar) belum memberikan sanksi terakit postingan ujaran kebencian yang dilakukan oleh akun facebook Hendrarto. Hendrarto sendiri merupakan seorang dosen di Untidar.

Humas Untidar Magelang Hardina Suryanti mengaku belum bisa memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut. Dia masih menunggu petunjuk dari rektor.

Pihaknya beralasan, Rektor Untidar Prof Mukh Arifin saat ini masih berada di Jepang. ”Bapak belum bisa kembali ke Indonesia karena di Jepang ada bencana badai dan gempa,”ujar Dina.

“Kita menunggu arahan pimpinan mas,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan seorang oknum dosen Universitas Tidar Magelang, Hendrarto tengah menjadi sorotan publik. Hal itu setelah postingannya terkait Menkopolhukam Wiranto yang ditikam senjata tajam dalam serangan teror di Pandeglang, Banten viral di media sosial.

Dalam tangkapan layar status facebook yang terlanjur viral itu, Hendrarto terkesan menunjukkan keraguan dan kecurigaan terkait insiden penusukan, hingga ketidaksukaan terhadap sosok Wiranto. Hal itu terlihat dari beberapa postingan status yang menganggap teror penusukan sebuah sinetron hingga berharap mantan Panglima ABRI itu mati.

”Alhamdulillah.. semoga Wiranto segera dipundut Allah SWT.”

”Aku sebenernya sedih ada yang kena tusuk pisau. Sedih kenapa ga mati,” tulis Hendrarto diikuti tiga karakter emotion meringis.

Selain itu dosen Ilmu Administrasi Jurusan Administrasi Negara tersebut terkesan menyimpulkan sendiri peristiwa yang seharusnya menjadi kabar duka bagi masyarakat. ”Jangan lewatkan. Sinetron terbaru wir wir.  Ngakak dulu sebelum comment. Sebentar lagi akan tiba saatnya gila semuanya togok2.” (han/wan)

About The Author

  • Penulis: BNews 1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less