Ini Penampakan Masjid Kemenag Magelang Hasil Infaq Pelajar Berbiaya Rp 1,5 Miliar

BNews–MUNGKID – Kemenag Kabupaten Magelang membenarkan pihaknya membangun Masjid Nurussajidin di Komplek kantornya. Masjid itu terpaksa mencari iuran dari masyarakat karena tidak dibiayai APBD.

Berapa biaya pembangunan masjid ? Kepala kemenag Kabupaten Magelang Mad Sabitul Wafa mengatakan pembangunan masjid menghabiskan anggaran Rp 1,5 miliar.

Dia mengaku pembangunan merupakan urusan panitia. Sehingga dia tidak terjun langsung ke lapangan.

Terkait dasar hukum permohonan infaq ke masyarakat dia mengaku tidak tahu menahu. “Kalo itu bukan Kemenag, tetapi panitia pembangunan masjid. Dan kuponnya tidak mencantumkan angka dan sifatnya sukarela saja, toh saya tidak menginstruksikannya,” ungkap Mad Sabitul Wafa, Kepala Kemenag Kabupaten Magelang.

Untuk diketahui masjid tersebut berukuran sekitar 16×6 meter. Biaya pembangunan masjid tersebut mencapai Rp 1,5 milyar.

Sebelumnya diberitakan Kemenag sebagai Lembaga negara disoal karena meminta sumbangan ke masyarakat terkait pembangunan masjid. Sebagai Lembaga negara harusnya pembangunan dbiayai negara karena nantinya akan menjadi bagian asset negara.

“Yang dipersoalkan bukan infaq dan sodakohnya tapi ini Lembaga pemerintahaan yang sudah dibiayai APBD atau APBN,” kata Ketua FAUIB ANang Imamuddin.

Permohonan bantuan infaq kepada para pelajar menurutnya wajib dipertanggung jawabkan. Karena itu merupakan pemasukan ke negara yang harus dilaporkan. Tidak boleh sembarangan. (bsn/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: