Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Insomnia Mengintai Kesehatan, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Insomnia Mengintai Kesehatan, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • calendar_month 15 menit yang lalu

BNews–KESEHATAN– Sebagian orang mungkin mengalami tantangan untuk bisa tidur nyenyak. Gangguan sulit tidur atau insomnia yang berlangsung lama berpotensi menurunkan produktivitas hingga mengganggu kesehatan fisik dan mental secara signifikan.

Insomnia adalah kondisi sulit memulai tidur atau mempertahankan tidur, meskipun ada kesempatan yang cukup untuk beristirahat. Kondisi ini dapat bersifat akut (jangka pendek akibat stres atau perubahan situasi) dan kronis (terjadi minimal tiga malam dalam seminggu selama lebih dari tiga bulan).

Seseorang diindikasikan mengalami insomnia jika menunjukkan beberapa gejala berikut:

  • Sulit memulai tidur atau sering terbangun di malam hari.
  • Terbangun terlalu pagi dan tidak bisa tidur kembali.
  • Tubuh terasa lelah, mudah cemas, dan sulit berkonsentrasi di siang hari.

Penyebab seseorang tidak bisa tidur sangat bervariasi dan kompleks. Para ahli mengidentifikasi beberapa pemicu utama di balik gangguan tidur malam, di antaranya:

  • Faktor Psikologis: Stres akibat pekerjaan atau finansial, kecemasan berlebih, depresi, seta gangguan stres pascatrauma (PTSD).
  • Gaya Hidup Tidak Sehat: Kebiasaan bermain gadget sebelum tidur, konsumsi kafein/alkohol, dan jam tidur yang tidak teratur.
  • Kondisi Medis: Penyakit seperti asma, GERD (asam lambung), nyeri kronis, hingga sleep apnea.
  • Hormon dan Efek Samping Obat: Perubahan hormon (menopause/menstruasi) serta efek samping obat yang dapat menggangu tidur seperti antidepresan, obat tekanan darah, dan obat flu yang mengandung dekongestan.
  • Lingkungan dan Jadwal: Efek jet lag, kerja sistem shift, serta kondisi kamar yang bising atau terlalu terang.

Untuk mengatasinya, masyarakat disarankan menerapkan sleep hygiene atau kebersihan tidur. Caranya adalah dengan menjaga jadwal tidur yang konsisten, menciptakan suasana kamar yang tenang dan sejuk, serta menghindari layar elektronik sebelum tidur. Terapi perilaku (CBT-I) dan teknik relaksasi juga efektif untuk mengelola stres pemicu insomnia.

Jika gangguan tidur terus berlanjut hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, Anda dapat segera melakukan konsultasi dengan dokter atau psikolog guna mendapatkan penanganan yang tepat. (*)

Sumber: Halodoc

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less