Tak Perlu Pulang ke Daerah Asal, Rumah Rakyat Jateng Kini Layani Administrasi Kependudukan
- calendar_month 15 menit yang lalu

Tak Sekadar Tampung Aspirasi, Rumah Rakyat Jateng Kini Jadi Pusat Layanan Adminduk
BNews-JATENG – Rumah Rakyat di Kantor Gubernur Jawa Tengah kini tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat, tetapi juga diperluas fungsinya sebagai pusat pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk).
Melalui layanan tersebut, masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan secara lebih mudah, cepat, bahkan tanpa harus kembali ke daerah asal.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung pelaksanaan layanan tersebut sekaligus menyapa warga yang sedang mengurus dokumen kependudukan di Rumah Rakyat, Rabu (8/7/2026).
“Rumah Rakyat menjadi ruang pelayanan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan, termasuk kebutuhan administrasi kependudukan,” kata Luthfi.
Pemprov Jateng Terus Kembangkan Pelayanan Publik
Ahmad Luthfi mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus mengembangkan berbagai layanan di Rumah Rakyat agar masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan pemerintah.
Menurutnya, keberadaan layanan administrasi kependudukan menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau.
“Berbagai permasalahan masyarakat kita layani di sini, termasuk membuka akses pelayanan KTP. Masyarakat senang datang ke sini dan ke depan akan terus kita kembangkan,” ujarnya.
Layani Perekaman e-KTP hingga Kartu Identitas Anak
Layanan administrasi kependudukan di Rumah Rakyat telah berjalan selama tiga bulan dan dilaksanakan secara rutin setiap Selasa dan Rabu pada pekan pertama setiap bulan.
Adapun layanan yang tersedia meliputi perekaman KTP elektronik bagi pemula, penggantian KTP yang rusak atau hilang, pembaruan foto KTP, hingga pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA).
Seluruh layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Tengah yang sedang berada di Kota Semarang.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah, Nur Kholis, mengatakan layanan tersebut dihadirkan untuk mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan administrasi kependudukan tanpa harus kembali ke daerah asal.
Menurutnya, rata-rata sebanyak 150 warga memanfaatkan layanan tersebut setiap hari.
Tingginya antusiasme masyarakat mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempertimbangkan penambahan frekuensi pelayanan, bahkan membuka layanan Rumah Rakyat di daerah lain.
“Rencananya kami akan membuka Rumah Rakyat di tempat lain, seperti Surakarta. Namun kami masih melihat perkembangan dan kemampuan (sumber daya manusia) yang ada,” katanya.
Warga Nilai Pelayanan Lebih Cepat dan Mudah
Salah seorang warga Kabupaten Kendal, Vita Marisa, mengaku mengetahui adanya layanan administrasi kependudukan di Rumah Rakyat; dari Dinas Dukcapil Kabupaten Kendal saat hendak memperbaiki data tempat lahir pada dokumen kependudukannya.
Menurutnya, keberadaan layanan tersebut membuat proses pengurusan dokumen menjadi lebih praktis.
“Lebih cepat mempercepat proses pengurusan administrasi kependudukan juga,” katanya.
Vita berharap pelayanan administrasi kependudukan di Rumah Rakyat dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga masyarakat memiliki alternatif; dalam mengurus berbagai dokumen kependudukan.
Hal senada disampaikan warga Kota Semarang, Siti Istiani, yang memanfaatkan layanan tersebut untuk memperbarui foto pada KTP elektronik; setelah mengenakan hijab.
“Alhamdulillah gratis,” ujarnya.
Ia berharap layanan administrasi kependudukan di Rumah Rakyat terus berlanjut dan semakin memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar