Jadwal Rencana Pembangunan Masjid Agung Jateng di Mungkid

BNews–SEMARANG  Rencana pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Kota Mungkid Kabupaten Magelang jalan terus. Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemkab Magelang sedang memfinalisasi jadwal dan rencana tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Hanung Triyono mengatakaan saat ini sudah dilakukan proses pengkajian lebih lanjut. Direncanakan pembangunan MAJT secara fisik akan dimulai pada 2021.

Hanung mengatakan rencana pembangunan itu akan menduung program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur. Apalagi Kabupaten Magelang terkenal sebagai daerah wisata yang cukup potensial untuk dikembangkan. Keunikan wilayahnya mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara

Disa mengatakn MAJT ini diproyeksikan menjadi islamic centre di kawasan Magelang sekaligus mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

“Islamic Center itu adalah gagasan yang muncul dari para ulama Magelang, yang melihat bahwa belum ada tempat yang memadai untuk kegiatan ibadah dan pusat kajian Islam. Juga untuk kawasan super prioritas Borobudur. Kami melihat itu sebagai scope yang memang satu kesatuan,” kata dia dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jateng Lantai 1 Semarang, Rabu (19/2/2020).

Hanung menerangkan, selain menjadi wadah untuk kegiatan ibadah umat muslim, MAJT juga dapat digunakan untuk acara wisuda, musda, pernikahan, seminar, pameran, wisata, dan galeri UMKM.

“Kalau sudah jadi akan tampak megah dan indah. Apalagi ada Sungai Elo, kemudian dibangun akses untuk pejalan kaki, keberadaan homestay, sehingga para pengunjung dapat berwisata religi sekaligus menikmati suasana pedesaan yang nyaman dan memesona,” kata Hanung.

MAJT direncanakan dibangun di atas lahan seluas 5 hektar di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Sawitan Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Lahan seluas 3,5 hektar, yang merupakan aset Pemkab Magelang, tengah dalam proses pembebasan dan hampir selesai. Adapun sisanya merupakan lahan Masjid An-Nuur.

“Pembebasan lahan sudah selesai sebagian besar. Tinggal sedikit,’’

Terkait desain bangunan, Pemprov Jateng melalui Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah mengadakan sayembara desain pembangunan MAJT Kabupaten Magelang. Sayembara ini diharapkan mampu menghasilkan karya desain masjid yang mencerminkan masyarakat Jawa Tengah religius dan berkarakter dari aspek sosial, budaya, ekonomi, lingkungan, teknik, estetis, fungsional, serta sesuai dengan syariat Islam.

“Sampai hari ini sudah ada sekitar 30 peserta sayembara lomba yang mengirim desain Masjid Agung Jawa Tengah Kabupaten Magelang. Dengan adanya sayembara ini diharapkan para arsitektur profesional dari berbagai daerah bahkan penjuru dunia mengirimkan ide dan karyanya untuk Jateng,” pintanya. (lhr/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: