Jaksa Belum Siap, Tuntutan Perkelahian di Dukun Ditunda

BNews– MAGELANG— Jaksa penuntut umum (JPU) kasus perkelahian antar pemuda dengan terdakwa lima warga Kecamatan Dukun dan Muntilan batal membacakan tuntutannya dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Mungkid, siang tadi. Jaksa mengaku belum selesai menyusun dakwaan.
    “Kepada yang mulia majelis hakim. Kami belum selesai menyusun tuntutan,” kata JPU Febri Nurhananto.
    Majelis hakim kemudian memberikan waktu Senin (8/11) untuk JPU menyelesaikan tuntutannya. “Karena jaksa belum siap maka sidang kita tunda hingga pekan depan,” jelas Ketua Majelis Hakim Rokhmad, B SH.
    Untuk diketahui, kasus tersebut bermula dari aksi bentrokan yang dilakukan dua kelompok pemuda dari Sengi Kecamatan Dukun dan warga Muntilan, 25 Juni 2015 lalu. Peristiwa berawal dari rencana balapan antara kedua kelompok tersebut.
    Saat itu, tersangka Angga H, 23 warga Banyudono datang ke sebuah warung makan di dekat Pasar Talun Dukun sambil berbuka puasa pada 25 Juni petang.
         Kelompok lain dari Dusun/Desa Sengi kemudian datang menyusul dan menanyakan kesediaan rencana balapan sembari membawa uang taruhan. Namun, Angga menolak dan terjadilah keributan. Saat itu, Angga yang sendirian kalah.
         Kemudian, datang rekannya yakni Fery Dwi Antoro, warga Talun Dukun, Puput Handoko, Rizky Agung, keduanya warga Banyudono Dukun,  dan Kristian Danis warga Pucungrejo Kecamatan Muntilan. Disana, kedua kelompok pemuda terlibat saling pukul.
          Kelima pemuda itu kemudian justru dijadikan tersangka oleh polisi. Berkas penyidikan beberapa kali ditolak kejaksaan hingga akhirnya diantar langsung oleh Kapolres Magelang AKBP Dwi Zain di hari terakhir pelimpahan berkas tahap kedua 24 Agustus pukul 23.30 malam. (yan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: