Janjikan Masuk Akmil Magelang, Kolonel Gadungan Ini Tipu Korban Rp 60 Juta

BNews—NASIONAL— Seorang pecatan satpam yang menyaru sebagai anggota TNI diamankan tentara asli. Arianto, 40, ditangkap Danpok Bansus Kodim 0201/BS karena melakukan penipuan dengan menjanjikan bisa meloloskan masuk Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidhi membenarkan penangkapan oknum TNI tersebut. Ia mengatakan, pelaku diamankan setelah mendapat laporan seorang warga yang resah karena melakukan praktik penipuan dengan menjanjikan bisa memasukkan ke Akmil dengan sejumlah uang.

”Saat diamankan di daerah Marelan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pelaku tidak bisa menunjukkan kartu tanda anggota sebagai TNI,” ujar Kapendam, belum lama ini.

Sambung Pasi Intel Kodim 0201/BS, Mayor Czi Andri Prasetyo Wibowo, pelaku berhasil memperdayakan warga bernama Antoni warga Batangkuis. Arianto menjanjikan Antoni bisa mengurus dan meluluskan masuk Akmil Magelang dengan membayar ’uang pelican’ Rp 60 juta lebih.

”Untuk meyakinkan korban, pelaku memakai atribut seragam tantara dengan mengaku berpangkat Mayor yang berdinas di Mabes TNI,” jelas Andri didampingi Ketua Tim Danpok Bansus Kodim 0201/BS, Serka Irwan Charles Sitompul.

Andri mengatakan, korban berhasil terperdaya karena pelaku selalu membawa senjata api. Korban bertambah yakin karena sempat dibawa ke RSU Putri Hijau untuk melakukan cek kesehatan.

”Untuk senjata api, kami masih melakukan pendalaman apakah itu jenis softgun atau korek api. Karena senjata dibawa kabur pelaku lain bernama Ucok yang masih dalam pengejaran,” katanya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik disini)

Selain meminta uang puluhan juta, Arianto juga membawa satu unit sepeda motor Yamaha Scorpio Z nopol BK 5579 LAA yang merupakan milik Antoni dengan dalih mau dipinjam-pakai. Tidak hanya melakukan penipuan terhadap Antoni, tersangka juga telah menipu warga lainnya, Irwan dengan meminta uang belasan juta rupiah. Untuk keperluan kepengurusan tanah eks HGU PTPN 2 di Binjai dan Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

”Dari sinilah terungkap bahwa tersangka pernah menjadi Satpam PTPN 2 yang bertugas di Kecamatan Batang Kuis selama tujuh tahun dan kemudian dipecat,” ungkap dia.

Setelah dilakukan pemeriksaan sementara dan guna dilakukan pengembangan, tersangka Arianto diboyong dan diserahkan ke Satuan Reskrim Polrestabes Medan. ”Tersangka sudah kita serahkan ke Polrestabes Medan,” pungkasnya. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: