Jenis Ikan ini Jangan Sampai Masuk Perairan Sungai Magelang

BNews—MUNGKID—Beredarnya kabar terdapat ikan arapaima di sekitaran sungai progo beberapa waktu yang lalu dibantah oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang, Sri Hartini. Hal ini disampaikan kepada awak media selepas melakukan pelepasan benih ikan emas dan melem di sungai Elo kemarin (4/7).

 

“Kalau di Magelang belum ada ikan jenis tersebut dari pantauan kami, karena ikan itu sangat mahal dan berbahaya untuk kelestarian ikan di Indonesia,” katanya.

 

Ikan arapaima sendiri merupakan jenis ikan  ikan air tawar terbesar di dunia yang berasal dari perairan daerah tropis Amerika Selatan. Ikan Arapaima dapat tumbuh maksimal sepanjang 3 meter dan berat 200 kilogram.

 

“Ini ikan jenis kanibal dan bisa memakan ikan jenis lain yang ukurannya lebih kecil, otomatis ini bisa mengahabiskan populasi jenis ikan lokal yang berada di sugai-sungai Magelang jika terdapat ikan airapama ini,” imbuhnya.

 

“Karena dapat mengancam kelestarian tersebut menteri kelautan dan perikanan Indonesia telah mengeluarkan peraturan bahwa dilarang ikan-ikan yang berbahaya masuk ke Indonesia,” terangnya.

 

Ditanya apabila di Magelang terdapat ikan jenis ini apakah dari Dinas Peterikan Kabupaten Magelang akan bertindak, Sri Hartini menjawab dengan tegas bahwa akan kami laporkan ke pihak berwajib karena ada saksinya dan hal ini sudah dilarang.

 

“Saksinya jelas pidana karena sudah ada peraturannya dari menteri, dan sejauh ini di Magelang belum ada dan semoga tidak ada,” pungkasnya.

 

Diketahui Larangan terdapat dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014 tentang larangan pemasukan jenis ikan berbahaya dari luar negeri ke dalam wilayah Indonesia.

Dalam pasal 2 peraturan tersebut dijelaskan bahwa setiap orang dilarang memasukan jenis ikan berbahaya dari luar negeri. Ikan Arapaima gigas masuk dalam salah satu daftar ikan yang dilarang itu. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: