Jokowi: Kasus Covid-19 Di Indonesia Terus Membaik, Namun Tetap Harus Waspada

BNews–MAGELANG– Presiden Jokowi menyiarkan penjelasan tentang perkembangan penanganan covid-19 melalui kanal resmi youtube sekertariat pada Kamis malam (4/3/2021). Dan ada beberapa berita gembira dalam bagian penjelasan tersebut.

“Jumlah kasus baru menurun. Angka positivtas menurun. Angka kesembuhan meningkat. Jumlah kasus aktif menurun. Angka-angka itu bahkan lebih baik dari angka dunia,” katanya seperti dikutip dalam siaran langsung tersebut.

Hanya saja, lanjutnya untuk angka kematian dinilai masih lebih tinggi daripada angka dunia.

“Itupun angka kita sudah menurun daripada sebelumnya,” imbuhnya.

Jokowi juga menyinggung sekilas bahwa meskipun gembira membaca angka-angka tersebut, dan terus berusaha agar angka kasus harian makin turun. Dan hal tersebut tanpa mengurangi angka testing yang dilakukan.

Penjelasan Presiden ini menampilkan peran sebagai Kepala Negara yang berusaha menjaga optimisme dan menumbuhkan semangat. Disusul kemudian peran Presiden sebagai Kepala Pemerintahan yang menyinggung sekilas: angka testing jangan turun.

Mengapa angka testing jangan turun? Karena sebenarnya data-data tentang angka kasus harian, jumlah kasus aktif, angka kesembuhan dan angka kematian itu, baru dapat disimpulkan bila jumlah testing memenuhi standar minimal: 38,5 ribu orang per hari. Indikator dan syarat ini eksplisit tertulis dalam Kepmenkes 413/2020.

Sayangnya, dalam 7 hari terakhir, rata-rata baru mencapai 33.411 per hari. Bahkan 5 hari lalu pernah hanya mencapai 21 ribu per har. Tentunya, data yang dihasilkan, belum cukup kuat untuk dijadikan informasi, apalagi basis pengambilan keputusan.

Maka tentu perintah Presiden tentang angka testing ini harus diterjemahkan lebih rinci oleh jajaran pemerintah.

“Mari, senyampang kasus dilaporkan turun, justru kita buktikan dengan jumlah tes cukup, agar kita menerima kabar gembira itu dengan hati lega dan lepas, bukan dengan galau dan ragu,” ajaknya.

“Mari bersyukur, mari bergembira, tapi mari tetap waspada,” pungkas Jokowi. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: