Kadinkes Kabupaten Magelang : Ibu Hamil Jelang Melahirkan Harus Karantina 14 Hari

BNews–MAGELANG-– Jelang kelahiran, ibu hamil (bumil) harus menjalani karantina selama 14 hari. Hal itu karena mereka rentan terpapar covid selain lansia dan orang dengan penyakit bawaan.

“Hal ini bertujuan  agar mengantisipasi penularan Covid-19 terhadap ibu hamil dan bayi yang akan dilahirkan,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang Sunaryo (16/2/2022).

Ia juga mengatakan, pihaknya telah mendata para bumil di Kabupaten Magelang yang melahirkan di bulan Februari dan Maret. Dari total 1.619 bumil, ada sebanyak 400 bumil yang mempunyai risiko tinggi (risti). Mereka pun sudah melakukan vaksinasi dosis kedua. 

Sunaryo menyebutkan, salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi angka kasus Covid-19 adalah skrining terhadap para bumil 14 hari sebelum hari perkiraan lahir (HPL).

“Kami akan lakukan skrining atau tes. Entah itu PCR maupun antigen,” imbuhnya.

Skrining tersebut dilakukan untuk menentukan status Covid-19 pada bumil. Jika setelah di tes dan hasilnya negatif, mereka akan menjalani karantina.

Menurut Sunaryo, bumil merupakan kelompok rentan yang harus ditangani dengan cara berbeda. Terutama mencegah penularan virus. 

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Jika perkiraan lahir seminggu lebih cepat dan belum mempunyai data 14 hari sebelum HPL, Sunaryo mengatakan, akan kesulitan untuk melakukan segala persiapannya. “Tesnya pun masih nunggu beberapa hari. Kalau itu terjadi, yang mau nolongin siapa,” tegasnya. 

Untuk itu, Dinkes Kabupaten Magelang telah bekerjasama dengan rumah sakit atau puskesmas yang menerima pasien Covid-19 atau persalinan penyulih. Sehingga akan mendapat algoritma. Bidan desa akan turun untuk memantau para bumil. “14 hari sebelum HPL, begitu ada tanda-tanda melahirkan, datanya bisa diasesmen,” terangnya. 

Sunaryo pun mengimbau, setiap bumil yang akan melahirkan tidak diperbolehkan keluar rumah secara terus-menerus. Mobilitasnya pun harus dikurangi. “Yang belanja bisa suami, anak, ataupun saudaranya,” pungkasnya. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: