Kadispopar Jateng Minta Wisata Telomoyo Ditutup Sementara Untuk Evaluasi

BNews–SEMARANG- Terkait membludaknya wisatawan di Telomoyo, Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah angkat bicara. Melalui Kepala Dinasnya, Sinoeng N. Racmadi memberikan komentarnya Minggu malam (19/7/2020).

Melalui akun twittet resminya, @Sinoeng69 meretweet edit dari twitt berita di akun twitter @BorobudurNews_ .

Dalam twitt berita “Membludaknya Wisatawan di Telomoyo, ini Kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Magelang”, Sinoeng memberkkan komentarnya.

“Kami meminta utk #DitutupSementara, guna evaluasi lebih lanjut supaya tidak terulang kejadian kerumunan massa pengunjung obyek wisata spt itu (yg berpotensi tinggi thd penyebaran Covid19), ” tulis dalam twittnya.

Sementara dari pengurus LMDH Desa Pandean Kecamatan Ngablak, Wardoyo memang sudah menutup sementara akses masuk ke Puncak Telomoyo via Dalangan. Hal ini sambil menunggu rapat evaluasi dan koordinasi dengan pihak terkait lainnya.

Sebelumnya diberitakan, pengunjung di wisata Alam Telomoyo membludak melebih kapasitas kenormalan baru Minggu pagi kemarin (19/7/2020). Dimana seharusnya hanya sebanyak 400 wisatawan yang berada diatas, kemarin mencapai ribuan sehingga akses naik menjadi mecet karena banyak kendaraan naik.

Pihak pengurus melalui Wardoyo, mengaku itu diluar perkiraan jumlah pengunjung yang datang. Karena memang pengunjung di lokasi tersebut sistemnya naik turun jadi susah dikendalikan.

Loading...

Hal itu ditambah akses masuk via Banyubiru Semarang juga dibuka untuk masa uji coba. Sehingga Minggu pagi pukul 10.00 wib, kedua akses ditutup sementara oleh pengurus dan Polsek Ngablak.

Lokasi tersebut diketahui belum lama ini usai dibuka kembalk secara resmi oleh Bupati Magelang Zaenal Arifin, untuk wisata New Normal. Alhasil Gunung Telomoyo langsung ambyar. Ribuan orang tumplek blek tanpa memperhatikan protokol kesehatan. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: