Kantornya Dipasangi Logo TNI, Walikota Magelang Langsung Surati Presiden Jokowi

BNews—MAGELANG— Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz mengirimkan surat ke Presiden Joko Widodo soal pemasangan logo TNI di kantornya. Aksi pemasangan itu disebut merupakan tanda jika tanah Pemerintah Kota Magelang jadi polemik sejak 2012.

”Kita sedang mengirim surat kepada Presiden (Joko Widodo), mohon, nuwun sewu penyelesaiannya. Karena sudah terlalu lama dan Saya menyadari pihak TNI (Akademi TNI) harus mempertanggungjawabkan karena ini aset,” kata Aziz, Kamis (26/8).

Aziz mengaku langsung membentuk tim pascakantornya yang beralamat di Jalan Sarwo Edhie Wibowo, Magelang dipasangi logo TNI. Dirinya menyebut pembentukan tim ini dengan harapan sengketa aset tersebut bisa segera diselesaikan.

”Supaya ada titik terang kejelasan dan kita semua ingin berusaha menyelesaikan ini sesegera mungkin. Yang jelas kami sudah ke Menkopolhukam, sudah ke Menteri Dalam Negeri,” jelasnya.

Ia berharap segera ada penyelesaian terhadap sengketa aset tersebut. Sebab, bukti kepemilikan aset dari pihak TNI itu milik Dephan.

”Intinya bahwa ini masih istilahnya polemik. Aset TNI jelas karena sertifikatnya milik Dephan. Sudah jelas, kita harus mengakui bahwa itu sertifikat milik Dephan,” unkapnya.

”Kemudian untuk menyelesaikan kami juga istilahnya dalam keluarga, walikota atau pemkot ini kan salah satu anaknya. Tinggal sekarang bapaknya, pemerintah pusat, kakaknya pemerintah provinsi bagaimana membantu untuk menyelesaikan,” sambungnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono menambahkan, aset kantor Pemkot Magelang kepemilikannya ada di Kemenhamkam cq Akademi TNI atau AKABRI. ”Jadi sertifikatnya milik Akademi TNI tahun 1981,” ujar Joko.

Meski sertifikat itu menyatakan aset tersebut milik TNI, Pemkot Magelang menyatakan memiliki bukti penyerahan tanah dan bangunan. Joko menyebut penyerahan itu dilakukan pada 14 Januari 1985.

”Bukti penyerahan tanah dan bangunan pernah disampaikan. Ada piagam serah terima bangunan dari Satneg tanggal 14 Januari 1985. Ada dokumen asli berkop surat Dephankam terkait dengan penyerahan secara detail bangunan eks rencana Mako AKABRI,” bebernya.

DIketahui, Kantor Walikota Magelang di Jalan Sarwo Edhie Wibowo, Kota Magelang, Jawa Tengah dipasangi logo TNI. Logo itu ternyata dipasang Akademi TNI dari Mabes TNI.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut pemasangan logo di kantor Wali Kota Magelang sebagai penanda kantor itu digunakan sebagai aset bersama. (ifa/han)

Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: