Kasus Menurun, Akses Ke Kota Magelang Dibuka

BNews—MAGELANG—Blokade di jalan Jalan A.Yani Kota Magelang akhirnya dibuka siang ini (10/6/2020). Setelah kurang lebih tiga bulan ditutup karena adanya pandemi Covid-19.

Pembukaan dibuka resmi oleh Walikota Magelang Sigit Widyonindito. Menurutnya, keputusan pembukaan dengan melihat pergerakan kasus Covid-19 di Kota Magelang yang semakin menurun.

”Setelah saya rapatkan dengan Forkopimda, kami putuskan hal ini. Mengingat kasus covid-19 di Kota Magelang semakin menurun dan agar ketegangan di masyarakat mulai kendor” ungkapnya dalam sambutan di Jalan A. Yani yang berlokasi di Kebonpolo kelurahan Wates Kecamatan Magelang Utara, tadi pagi (10/6/2020).

Dia menjelaskan, blokade dibuka dengan tujuan agar ekonomi di Kota Magelang kembali berjalan. Sebab hampir tiga bulan terakhir ini geliat ekomoni menurun karena dampak pandemi.

”Pembukaan ini, kita amati dan kaji, bagaimana ketaatan  warga terhadap protokol kesehatan sebab hal itu harus tetap ditegakkan,” jelasnya.

Selain itu, ungkap Sigit, dirinya akan menggelar rapat untuk merumuskan pembukaan tempat strategis seperti destinasi wisata di Kota Magelang. Nantinya akan disimulasikan terlebih dahulu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

”Saya sudah mendapatkan laporan bahwa persiapannya cukup bagus. Yang masuk pakai masker, cuci tangan, ada handsanitizer, itu kira-kira begitulah,” imbuhnya.

Loading...

Namun demikian, Sigit mengatakan bahwa masih ada hal yang perlu dikaji secara khusus yakni mengenai anak didik untuk masuk sekolah kembali. ”Jadi gong kita itu nanti anak-anak sekolah. Tidak sekedar kita pimpinan ini mudah memerintahkan terus langsung masuk,” tandasnya.

Jelasnya, bahwa di sekolah nantinya harus menyediakan fasilitas tempat cuci tangan, handsanitizer, persiapan masker. ”Kira-kira nanti anak-anak kita menjamin tidak, ketika sudah tidak bertemu temannya selama tiga bulan dan tidak berangkul rangkulan. Itu yang saya fikirkan,” beber Sigit.

”Untuk  itu, masih terus kami pertimbangkan. Kami kaji demi keselamatan para siswa. Sabar ya, saya mohon masyarakat bersabar ” tutupnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: