Kebakaran Dahsyat Hanguskan Pabrik Garmen di Tempuran Magelang
- calendar_month Sen, 9 Des 2024

BNews-MAGELANG- Kebakaran hebat terjadi di PT Anugerah Abadi Magelang (AAM) yang merupakan pabrik garmen di Tempuran, Kabupaten Magelang. Ada belasan unit mobil damkar dari Kabupaten maupun Kota Magelang dikerahkan.
Komandan Regu Damkar Kabupaten Magelang, Hendra Apriansyah mengatakan, laporan masuk terjadinya kebakaran sekitar pukul 12.15 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut personel langsung meluncur di lokasi berada di wilayah Tempuran.
“Laporan masuk sekitar jam 12.15 WIB. Meski ini hujan, tapi tidak pengaruh (memadamkan api),” kata Hendra di lokasi kejadian, Minggu (8/12/2024).
Untuk memadamkan kobaran api, kata Hendra, ada belasan unit mobil pemadam kebakaran.
“14 unit mobil Damkar dari Kabupaten dan Kota Magelang. Untuk Kabupaten Magelang dikerahkan 12 unit dan Kota Magelang ada 2 unit,” sambung Hendra.
Kebakaran, kata Hendra, sudah berlangsung sekitar 2 jam.
“Ini ya sudah berlangsung 2 jam (belum padam). Hujan (tidak berpengaruh),” ujarnya.
KLIK DISINI UNTUK BACA BERITA UPDATE LAINNYA
Salah satu karyawati, Nur H (30), mengatakan, hari Minggu pabrik libur. Dia mengaku mendapat kabar kebakaran dan datang mengecek ke lokasi.
“Tadi sekitar jam 12.00 lewat sini belum terjadi (kebakaran). (Dapat info) Terus ke sini,” ujar Nur.
“Ini (pabrik) garmen. Hasilnya diekspor ke Amerika,” kata dia.
Api yang membara di pabrik garmen di PT Anugerah Abadi Magelang (AAM) telah padam.
“(Laporan) Dari jam 12.15 sampai jam 17.00 WIB, api sudah padam, ya tinggal sedikit. Empat jam (api padam), sekarang pendinginan,” kata Kepala UPT Penanggulangan Kebakaran, Kabupaten Magelang, Edy Priyanta kepada awak media di lokasi kebakaran, Tempuran, Magelang, Minggu (8/12/2024).
Dia menyebut pemadaman pabrik ini mengerahkan 16 unit mobil damkar. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Kita mengerahkan 16 mobil pemadam kebakaran dan dibantu Kota Magelang. Sementara ini baru pendinginan,” jelasnya.
Meski begitu, pihaknya belum bisa memerinci terkait penyebab kebakaran pabrik garmen itu.
“Dugaan juga belum tahu persis karena kita baru pemadaman. Api sudah padam,” ujar dia.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol Muhammad Fachrur Rozi mengatakan olah TKP bakal digelar setelah api padam. Dia mengaku belum tahu pemicu kebakaran pabrik tersebut.
“Setelah dipadamkan kita lakukan olah TKP. Dugaan belum bisa (tahu), karena kita posisinya hangat dulu baru (dingin) bisa masuk ke dalam TKP,” ujar Rozi.
Rozi menyebut pabrik tersebut merupakan pabrik konveksi pakaian. Dia menyebut pada Minggu hari ini, pabrik libur.
“Ini produksi pakaian jadi. Informasinya dari HRD hari ini, hari libur, kemudian semua listrik sudah dipadamkan. Hasil produksi siap dikirim buat besok,” pungkasnya.
Sementara, Senin pagi (9/12/24) seorang Karyawan setempat mengatakan bahwa 2600 an karyawan diliburkan. “Belum tahu sampai kapan, padahal besok tanggal 10 gajian, ” Katanya kepada Borobudur news. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2


Saat ini belum ada komentar