PJ Gubernur Jateng Lantik Bupati Karanganyar dan PJ Bupati Cilacap
- calendar_month Sel, 21 Nov 2023

PJ Gubernur Jateng Lantik Bupati Karanganyar dan Pj Bupati Cilacap
BNews-JATENG- Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, telah melantik Rober Christanto sebagai Bupati Karanganyar dan Awaluddin Muuri sebagai Pj Bupati Cilacap.
Pelantikan kedua kepala daerah tersebut dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang pada tanggal 20 November 2023.
Sebelumnya, Rober menjabat sebagai Wakil Bupati Karanganyar. Ia dilantik sebagai Bupati Karanganyar menggantikan Juliyatmono yang telah mengundurkan diri dari jabatannya.
Awaluddin Muuri, Sekda Kabupaten Cilacap, juga dilantik sebagai Pj Bupati Cilacap menggantikan Yuni Dyah Suminar. Sebelumnya, Yuni telah melaksanakan tugas sebagai Pj Bupati Cilacap setelah masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati sebelumnya berakhir.
Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana, menyampaikan terima kasih kepada mantan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, yang telah memimpin selama hampir lima tahun dalam periode 2018-2023. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pj Bupati Cilacap sebelumnya, Yuni Dyah Suminar, yang telah melaksanakan tugas selama satu tahun.
Nana mengapresiasi semua kinerja, dedikasi, dan pelaksanaan tugas yang telah mereka lakukan. Lima tahun sebagai Bupati Karanganyar dan satu tahun sebagai Pj Bupati Cilacap. Kinerja mereka selama ini dianggap baik dalam menjalankan tugas,” ujar Nana.
Nana memberikan pesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk menghadapi tantangan besar yang akan dihadapi. Beberapa tantangan yang akan dihadapi oleh kepala daerah baru antara lain netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi Pemilu 2024.
Nana meminta agar kepala daerah berkomitmen untuk ikut serta dalam menyukseskan dan mengawal tahapan pelaksanaan pemilu.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Penekanan saya adalah masalah netralitas ASN. Jadi seluruh ASN ini tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Akan ada sanksi bagi mereka yang melanggar peraturan yang ada,” tegas Nana.
Tantangan selanjutnya adalah menekan inflasi. Kedua daerah tersebut masih mencatatkan tingkat inflasi yang cukup tinggi atau di atas rata-rata nasional. Tercatat inflasi di Kabupaten Karanganyar pada Oktober 2023 sebesar 3,2 persen, sedangkan di Kabupaten Cilacap sekitar 2,89 persen.
Selain itu, tantangan berikutnya yang harus dihadapi adalah persoalan kemiskinan ekstrem dan angka stunting.
Tingkat kemiskinan di Kabupaten Karanganyar mencapai 9,76 persen, atau sekitar 88,6 ribu orang. Sedangkan untuk angka stunting di daerah tersebut tercatat sebesar 22,3 persen pada tahun 2022.
Sementara itu, kemiskinan ekstrem di Kabupaten Cilacap masih mencapai 11 persen pada tahun 2022. Angka stunting di kabupaten tersebut juga berada di angka 17,6 persen.
“Masalah kemiskinan ekstrem dan stunting harus menghadapi langkah-langkah konkret di masyarakat,” tegas Nana. (*/ihr)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar