Puluhan Pramujasa Bus Trans Jateng Di Magelang Dilatih Layani Penumpang Disabilitas
- calendar_month Kam, 19 Mei 2022

Salah satu fasilitator disabilitas saat memberikan pelatihan kepada pramujasa Bus Trans Jateng koridur Borobudur Purworejo
BNews–MAGELANG– Bus Trans Jateng terus melakukan peningkatan pelayanan kepada para penumpang. Seperti dilakukan untuk koridor Borobudur-Purworejo, para pegawainya mendapat pelatihan bagaimana melayani penumpang disabilitas (18/5/2022).
Seperti bagaimana melayani penumpang kekurangan fisik, tuna netra maupun tuna rungu. Salahsatunya belajar bahasa isyarat.
Pelatihan yang digelar di Pendopo Terminal Borobudur, Kabupaten Magelang tersebut langsung menghadirkan Hendry Hernowo. Ia Koordinator Hukum dan Kebijakan Forum Inklusi Disabilitas Kabupaten Magelang sebagai narasumber.
Sekitar tiga jam lebih para peserta mendapat materi mengenali jenis-jenis disabilitas. Selain itu dibekali dengan kemampuan bahasa isyarat berikut etika dan etika berkomunikasi.
“Yang pertama kami sampaikan terimakasih atas respon cepatnya atas usulan saya saat musrenbang,” ujar Hendry usai di sela acara.
Menurutnya, pelatihan kali ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan pelayanan Trans Jateng terutama bagi kaum disabilitas. Dan, juga untuk menyamakan perspektif dengan inklusi disabilitas serta memberikan pemikiran luas isu disabilitas bagi karyawan Trans Jateng.
“Saya kira ini adalah langkah awal, karena pramujasa yang pertama berinteraksi, istilahnya ujung tombak dari layanan Trans Jateng,” paparnya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Pihaknya berharap ke depan, pihak terkait dapat merekrut karyawan berlatarbelakang disabilitas. “Harapannya disabilitas ke depan juga berkesempatan terlibat memberikan layanan Trans Jateng, sesuai kualifikasi,” tuturnya.
Hendry juga menceritakan pengalamannya sebagai penumpang Trans Jateng, yang telah memberikan layanan dan fasilitas yang ekstra bagi disabilitas. “Saya itu penumpang aktif, tiap sepekan saya naik Trans Jateng. Tidak ada keluhan, karena memang ramah. ada tempat duduk sendiri. Dan, saya senang bisa diajak kerjasama,” imbuhnya.
Hal serupa juga disampaikan Marsono, penyandang disabilitas yang lain. Ia menyambut baik atas respon cepat Pemprov Jateng dalam memberikan pelatihan bagi pramujasa kali ini. “Ini sangat membantu untuk teman-teman disabilitas yang bawa kursi roda, kruk dan lainnya. Pelayanannya bagus,” katanya.
Sementara, Kadishub Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro menyampaikan bahwa untuk pertama pelatihan dilakukan bagi karyawan di koridor Magelang – Purworejo. Ke depan, hal serupa akan dilaksanakan di enam koridor lain.
“Setelah di sini, layanan (koridor) lain akan dilakukan hal serupa. Yakni memingkatkan pelayanan di sepanjang koridor BRT, dengan bekal ilmu bagaimana berinteraksi dengan kawan disablitias menggunakan bahasa isyarat,” jelasnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar