Kecelakaan Dua Truk di Jalan Solo-Semarang, 2 Orang Meninggal Dunia
- calendar_month Sel, 17 Mei 2022

Kecelakaan maut terjadi di depan SDN Kota Baru II dan III, Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/8/2022). ILUSTRASI (foto: pixabay/VisionPics)
BNews—JATENG— Terjadi kecelakaan maut di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Teras, Kabupaten Boyolali pada Selasa (17/5/2022).
Kecelakaan tersebut melibatkan truk milik salah satu perusahaan rokok berpelat nomor AG 8842 AH dengan truk kontainer berpelat nomor L 8014 UJ.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Boyolali, Ipda Budi Purnomo, menyampaikan dua orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB itu. Mereka adalah sopir dan kenek truk kontainer berpelat nomor L 8014 UJ.
”Korban pascakejadian meninggal dunia dua orang, yaitu sopir dan kenek kontainer. Untuk sopir dan kenek truk (milik perusahaan rokok) selamat. Tapi kami bawa ke Rumah Sakit Indriati Boyolali,” kata Budi saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.
Dia menyebut, kronologi bermula saat truk kontainer melaju dari Solo ke Semarang. Sampai di lokasi kejadian, diduga kendaraan tersebut oleng sehingga melompati median jalan dan masuk ke jalur dari Semarang-Solo.
”Sehingga menabrak truk dari salah satu perusahaan rokok yang melaju dari Semarang ke Solo,” tuturnya.
Dia menduga kecelakaan dua truk di Jl. Solo-Semarang itu terjadi karena sopir truk kontainer mengantuk.
Sementara itu, seorang warga asal Kabupaten Gunungkidul, Sunardi (47) mengaku mendengar suara menyerupai ledakan bom saat kecelakaan maut di Teras Boyolali itu terjadi. Saat itu, dirinya tengah bekerja di sekitar lokasi kejadian. Tempatnya bekerja hanya berjarak lima meter dari lokasi kejadian.
Sunardi mengaku tidak mengetahui pasti saat kecelakaan melibatkan dua truk itu terjadi. Tetapi, dia sempat mendengar suara menyerupai ledakan bom sesaat sebelum melihat dua truk mengalami kecelakaan di Jl. Raya Solo-Semarang.
“Habis salat subuh itu. Pas kondisi (Jl. Raya Solo-Semarang) sepi. Suara (benturan dua truk) kayak bom meledak. ‘Bluar!’. Saya kira kebakaran hla saya melihat solar keluar (dari salah satu truk). Takut kebakaran,” ceritanya. (*)
Sumber: solopos.com
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar